Keren! Indonesia Jadi Destinasi Wisata Mancing Dunia

Harijal - Selasa, 23 Mei 2017 18:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/05/51ebe8052017_0000indonesiajadidestinas.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(foto: Narjo Usman/Okezone)

SUMBER daya alam melimpah menjadikan Indonesia, khususnya daerah Maluku Utara, bakal ditahbiskan menjadi destinasi wisata mancing dunia. Betapa tidak, sumber daya wilayah tersebut khususnya di sektor perikanan, cukup melimpah jika dibandingkan daerah lain di Indonesia.

Provinsi yang baru lahir pada 4 Oktober 1999 dan memiliki 1.474 pulau ini, mempunyai ratusan bahkan ribuan spot mancing menjanjikan tersebar di 10 kabupaten/kota dan menjadi daya tarik wisatawan yang hobi mancing. 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara, Buyung Radjiloen mengatakan, antusias wisata mancing di Maluku Utara cukup tinggi bahkan menarik minat wisatawan manca negara. Terbukti pada 2017 pihaknya menggelar tiga even memancing di kabupaten berbeda dan peminatnya melebihi fasilitas yang disediakan daerah. 

"Khusus Fishing Halmahera Timur saja ada 50 tim yang mendaftar hanya saja ketersedian fasilitas kapal belum menunjang sehingga hanya diakomodir 13 tim dengan peserta 104 orang," kata Buyung.

Tingginya antusias peserta mancing untuk datang Maluku Utara membuat Dinas Kelautan dan Perikanan optimistis mendeklasikan Maluku Utara sebagai destinasi wisata mancing dunia. Apalagi 10 kabupaten/kota mempunyai spot mancing masing-masing dan memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. 

"Penggila mancing ini sangat tinggi kalau untuk Maluku Utara. Harapan kita menjadikan Maluku Utara sebagai destinasi Wisata Mancing Dunia bisa kita wujudkan," terangnya. Daerah seperti Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Hamahera Utara, Halmahera Selatan yang berada di bibir samudra pasifik ini, sangat potensial karena berada pada alur imigrasi ikan yang sangat potensi untuk spot-spot macing perlu diperkenalkan ke dunia. 

"Kami berharap kabupaten/kota lain untuk melihat spot-spot ini dengan menggelar event-event mancing, sehingga kunjungan wisata lebih meningkat lagi," pintahnya.

Berpengalaman pada Fishing Halmahera Timur, pemerintah akan mendorong peralatan kapal lebih lengkap dan memperbanyak ketersediaan kapal agar event Fishing di Morotai Agustus 2017 dan event Widi International Fishing Turnamen (WIFT) di Halmahera Selatan Oktober 2017 bisa menampung peserta lebih banyak lagi. "

Kita dorong 60 unit kapal dan kita lengkapi lagi peralatan sesuai standar, kami berharap pemerintah daerah melihat ini sebagai sebuah peluang penyediaan hotel, penginapan dan akomodasi lainnya untuk pelayanan wisatawan," cetusnya. 

Membludaknya wisatawan mancing di Maluku Utara karena spot mancing yang digelar pada setiap event, lokasinya selalu berdekatan dengan pulau-pulau benilai tinggi untuk investasi wisata bahari. Maka setiap pegelaran mancing, peserta langsung berinvestasi di daerah yang menjadi perhatian.

(fid/okezone)

Berita Terkait

Wisata

10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur

Wisata

Operasi Patuh LK 2026 Dimulai, Ini Sasaran Polresta Pekanbaru

Wisata

Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Wisata

Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau

Wisata

Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya

Wisata

Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura