Destinasi Wisata Siak, Daya Tarik Rombongan Bakor Dekan FH PTN RI

Harijal - Sabtu, 04 Maret 2017 13:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/03/9feab1032017_93istana_siak.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Istana Siak

SIAK, kabarmelayu.com - Pesona wisata alam di Kabupaten Siak, ibarat magnet bagi siapa saja yang ingin mengujunginya. Tidak terkecuali bagi rombongan Badan Koordinasi Seluruh Dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri Republik Indonesia (RI) Wilayah Barat, untuk mengunjungi julukan negeri istana tersebut.

Rombongan Dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang berjumlah 40 orang itu, disambut Asisten I Fauzi Asni dan Kabag Hukum Jon Effendi Setdakab Siak di Gedung Tengku Mahratu, Kamis (2/3/2017).

Ketua rombongan Badan Koordinasi Seluruh Dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Republik Indonesia Wilayah Barat Hertina menyebutkan, bahwa kunjungan mereka ke Kota Siak merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus memilih Kabupaten Siak untuk meninjau Destinasi Wisata yang ada di Siak.

"Berkunjung ke Kota Siak ini, termasuk dalam rangkaian kegiatan kami. Sebelumnya kami sudah adakan seminar nasional dan sidang dekan. Kami membawa 40 orang tamu dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah ini, kami ingin melihat kemegahan Istana Siak dan Wisata Sejarah lainnya," ungkap Hertina.

Asisten I Pemkab Siak Fauzi Asni dalam sambutannya mengatakan bahwa ia senang dan berterimakasih kepada rombongan yang telah memilih Kabupaten siak sebagai tempat kunjungan wisata.

Uniknya Fauzi bersama rekannya Jon kebetulan mengenakan tanjak melayu yang kini menjadi trend dan sekaligus ciri khas didaerah tersebut, menceritakan keberadaan tanjak tersebut sebagai identitas masyarakat Siak dan berkewajiban memakainnya pada hari tertentu.

"Mengapa kami memakai tanjak? Karena sesuai dengan surat edaran oleh Bupati Siak, bahwa untuk menegaskan identitas melayu dan meningkatkan ekonomi kreatif, maka diwajibkan kepada pegawai, dan dihimbau kepada masyarakat untuk memakai tanjak pada hari tertentu yakni kamis dan jumat. Tanjak ini sudah menjadi identitas, dan orang demam tanjak saat ini," tukasnya.(adi/rec)

Berita Terkait

Wisata

Sisir Tiga Kampung Narkoba di Pekanbaru, 10 Orang Positif Diamankan

Wisata

Api Padam, Pekerjaan Belum Selesai

Wisata

Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api

Wisata

PPWI Inhil, BDPN, Kades dan Warga Pungkat Bahu Membahu Padamkan Api yang Membakar Kebun Warga

Wisata

PLN Tembilahan Belum Tuntaskan Kabel Semrawut

Wisata

9 Perusahaan Siap Perbaiki 6,44 Kilometer Jalan Simpang KITB-Sungai Rawa