Calempong Oguong Kampar Terima Penghargaan Seni Budaya 2016

Harijal - Rabu, 15 Februari 2017 11:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/02/f692f3022017_celempong_oguang.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
sy/riaueditor.com Calempong Oguong Kampar Terima Penghargaan Seni Budaya 2016

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Menteri Pendidian dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy menetapkan Karya Budaya Calempong Oguong sebagai Warisan Budaya Tak Benda yang berasal dari Provinsi Riau.

Sertifikat dengan nomor 63370/MPK.E/KB/2016 tertanggal 27 Oktober 2016 dari Menteri Pendidian dan Kebudayaan Republik Indonesia diserahkan oleh Gubernur Riau ArsyadJuliandi Rahman kepada Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi bersempena peresmian Dinas Kebudayaan Provinsi Riau bertempat di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau pada Senin (13/02/2017) kemarin.

Kabupaten Kampar merupakan salah satu Kabupaten di Propinsi Riau disamping kaya akan sumber daya alam juga kaya dengan seni budaya. Dengan keanekaragaman adat istiadat dan seni budaya, maka Kabupaten Kampar penyumbang terbanyak pewarisan yang ada di Riau, Kata Syahrial Abdi.

Untuk itu, dengan dibentuknya Dinas Kebudayaan Provinsi Riau hendaknya dapat menginventarisir budaya yang belum di hidupkan dan dapat pula diakui oleh Pemerintah Pusat, ujar Syahrial Abdi.

Seni budaya yang dimiliki oleh Riau khususnya Kabupaten Kampar sangat beragam, demikian juga dengan adat istiadat. Jika tidak di pelihara maka akan terkikis di telan waktu. Dinas Kebudayaan Propinsi Riau diharapkan dapat menjalankan peran dalam memelihara, menggali maupun menjaga agar tetap lestarinya kebudayaan yang ada, Ujarnya.

"Kita berharap dengan adanya dinas yang khusus mengurus tentang budaya ini dapat terpelihara dan terjaganya  budaya di Riau Khususnya Kabupaten Kampar"  Kata Syahrial Abdi.

Sebelumnya Gubernur Riau menyampaikan bahwa ada 10 budaya yang diakui dan diberikan sertifikat pada tingkat nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, oleh sebab itu dengan penghargaan ini dapat kita mulai menginventarisasi nilai-nilai kebudayan dan seni untuk dapat diakui secara nasional dalam bentuk Budaya takbenda, dengan adanya satu dinas yang menjadi tempat untuk berdiskusi dalam menjadikan warisan budaya yang ada di Riau dapat terus di kembangkan maupun menggali seni budaya yang sangat kaya.

Ditambahkan Arsyad Juliandi Rahman Khusus di Kabupaten Kampar dimana  menyumbang Calempong oguong, masih banyak adat, budaya dan seni yang dapat kita tunjukkan dan kemudian diakui.

Salah satu yang menjadi perhatian penting kita adalah bagaimana cara mengelola warisan budaya yang sangat terkenal dan bermungkinan merupakan kerajaan terbesar di Sumatera bahkan Indonesia yakni Candi Muara takus yang masih menjadi misteri untuk dikaji dan pembahasan mendalam tentang, tombo, mantra,  maniskrip yang ada di Candi Muara Takus.

“Perlu pengkajian yang mendalam dari pemerhati Budaya dan sejarah maupun oleh arkeolog, oleh sebab itu  akan menjadi perhatian serius kita kedepannya” Kata Gubernur Riau. Begitu juga dengan Kabupaten Kampar juga disebut dengan Lawik Ombun (Laut Ombun), penomena apa sebenarnya, maka hal ini pelu pengkajian dan gali. (rec)

 

Berita Terkait

Wisata

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Wisata

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Wisata

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Wisata

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Wisata

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Wisata

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru