Syamsuar Idamkan Kabupaten Siak Mirip Penang-Malaka

Harijal - Rabu, 15 Februari 2017 11:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/02/06614b022017_syamsuar_idamkan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
adi/riaueditor.com Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi saat menghadiri malam cap gome 2017 tahun baru cina 2568 yang diselenggarakan di pelataran Kelenteng Hock Siu Kiong Kabupaten Siak, Riau pada Sabtu Sabtu (11/02/17) kemarin.

SIAK, kabarmelayu.com - Perayaan malam cap gome 2017 atau tahun baru china 2568 yang diselenggarakan di pelataran Kelenteng Hock Siu Kiong Kabupaten Siak, Riau pada Sabtu (11/02/17) kemarin, mendapat apreasiasi dari Bupati Siak Drs H Syamsuar, M.Si

Pasalnya, saat ini perayaan cap gome tersebut tengah masuk sebagai warisan budaya dan kota pusaka yang nantinya bisa saja sejajar dengan kota Penang, kota Malaka dari negara Malaysia dan kota Solo serta kota-kota lainnya di Indonesia.

"Saya mengajak masyarakat kabupaten Siak untuk menjaga warisan tersebut, sehingga para pelancong yang datang dapat melihat Siak dari segi budaya, sejarah maupun cagar budayanya," ujarnya pada kata sambutannya malam tersebut.

Dia menilai potensi pariwisata tersebut akan maju, jika mendapat dukungan dari masyarakatnya. Apalagi partisipasi dan peran serta dari masyarakat sangat dibutuhkan, seperti keramah-tamahan kepada pelancong, sopan santun dan kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan.

Ia mengungkapkan saat ini pihak Malaka bersedia membantu untuk mempromosikan negeri istana, dan bersedia mengembangkan pariwisata dalam bentuk kerjasama antar negeri. Akan tetapi harapan tersebut tentunya mendapat dukungan dan persetujuan dari Mendagri dan Menteri Luar Negeri.

Syamsura juga berharap kedepan pihaknya akan membuat tempat tiket dan toilet yang berdekatan dengan istana. Rencananya para pelancong diberikan 1 tiket untuk 6 kunjungan wisata termasuk kelenteng. Dan tentunya sudah disiapkan para petugas yang bisa memberikan informasi seputar objek wisata tersebut.

Menurutnya, angka kunjungan wisata ke Siak cukup besar, sementara tempat parkir yang ada belum bisa menampung kendaraan yang datang. Mengatasi hal tersebut, pemkan Siak tengah mempersiapkan peraturan daerah "sepuluh ribu langkah". Artinya, setiap pengunjung yang membawa kendaraan, parkirnya di satu titik yang telah ditentukan, selanjutnya para wisatawan berjalan kaki menyusuri objek wisata yang ada di kota Siak itu.(rec)

 

Berita Terkait

Wisata

Kamis Besok, PWI Pelalawan Gelar Workshop, Bahas Masa Depan Media Di Era Artificial Intelligence

Wisata

Diduga Curi HP, Pria di Dumai Diamankan Polisi

Wisata

75 Kades di Bengkalis Menjabat Lagi, Cek Namanya!

Wisata

Pemko Pekanbaru Perpanjang Program Penghapusan Denda Pajak Hingga 30 September

Wisata

Bidhumas Polda Riau Sambangi PWI Riau, Sinergitas Sampaikan Informasi ke Masyarakat

Wisata

Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Nenek Jasmiati, Oknum ASN Pemko Pekanbaru Dibebastugaskan Sementara