Syamsuar Dorong Kreatifitas Anak Muda Siak Untuk Dukung Pariwisata

Harijal - Minggu, 29 Januari 2017 18:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/01/6cfbec012017_dukung_pariwisata.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Bupati Siak H Syamsuar saat berbincang-bincang dengan praktisi Bandung Creative City Forum (BCCF) di bandara Bandung.(foto:humas siak).

SIAK SRI INDRAPURA, kabarmelayu.com - Bupati Siak H Syamsuar mengatakan, upaya pemerintah daerah mendukung program pariwisata harus sejalan dengan pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) yang berbasis teknologi. Dia mengaku, setelah berbincang-bincang dengan para praktisi Bandung Creative City Forum (BCCF), lembaga serupa juga akan dibuat di Kabupaten Siak.

"Tentunya lembaga yang terbentuk di Siak nanti bisa bertukar ilmu maupun produk dengan BCCF. Mereka sangat kreatif dan menguasai teknologi untuk promosikan objek wisata," kata Syamsuar kepada wartawan, Jumat lalu.

Dia meyakini, apabila anak muda kreatif tentunya tingkat pengangguran bisa ditekan serendah mungkin. Bupati ingin lembaga serupa BCCF yang ada di Siak nantinya menjadi pendorong berkembangnya ekraf dan merubah cara berpikir generasi muda sehingga tidak selalu berkegiatan harus bergantung dengan dana pemerintah.

"Intinya anak muda harus optimis setiap melihat, mendengar masalah sosial dan ekonomi yang ada di masyarakat. Anak muda kreatif itu akan berusaha mencari solusi sendiri terhadap persoalan hidup yang dihadapi. Jangan berharap bantuan dari pemerintah daerah terus untuk membuat sebuah kegiatan, itu tak kreatif namanya," ujar Syam.

Ini merupakan kesempatan besar yang dimiliki anak muda Siak. Karena pemerintah mendukung penuh untuk menciptakan iklim kreatif. Masih banyak kota-kota di Indonesia yang pemerintahnya cendrung belum melihat ekonomi kreatif sebagai peluang.

"Misalnya BCCF sendiri pada saat baru berdiri malah menjadi oposisi pemerintah. Tapi sekarang sudah didukung penuh, sehingga sangat banyak generasi muda yang kreatif lahir di Bandung," ujarnya.

"Memang untuk berusaha dan berkratifitas tanpa dukungan pemerintah akan bergerak lambat dan butuh perjuangan lebih. Namun proses kreatif tersebut tetap saja bermula dari bawah. Artinya sebesar apa pun dukungan pemerintah tapi orang muda tetap enggan untuk bergerak, tetap saja tidak akan menghasilkan apa-apa. Dan dengan perkembangan zaman, bisa jadi nanti orang-orang dari negera lain yang akan mengisi kekosongan yang ada di Siak dan kita hanya jadi penonton," paparnya.

Bupati juga menceritakan hasil diskusinya dengan pelaku ekraf Amat Rasyid dari Bandung. Bahkan, awalnya Amat tak menyangka diajak diskusi satu meja dengan Bupati Siak ini. Malu rasanya jika kita anak-anak muda di Siak hanya berpangku tangan dan menunggu keajaiban terjadi. Sukses itu diraih dengan kerja cerdas dan kerja keras," pesan Bupati.

Salah seorang pelaku ekraf di Siak, Musrahmat (Igun) mengakui menemukan berbagai kesulitan awal memulai usahanya. Igun adalah salah seorang pemilik usaha gerobak burger di Jalan Raja Kecik Siak yang cukup laris dan usaha nuansa laundry. Ia pun tahun ini ikut mengurusi karang taruna Siak. Selain itu dirinya juga aktif mempromosikan destinasi wisata Siak melalui akun instagram miliknya dan bersama komunitas anak-anak muda Siak lainnya.

(goriau.com)

Berita Terkait

Wisata

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Wisata

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Wisata

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Wisata

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Wisata

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Wisata

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru