Gubernur dan Dikha Kayuh Jalur di Batang Kuantan

Redaksi - Kamis, 31 Juli 2025 13:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/07/_2330_Gubernur-dan-Dikha-Kayuh-Jalur-di-Batang-Kuantan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Gubernur Abdul Wahid dan Dhika Aura Farming mengayuh jalur di Batang Kuantan.(Foto: Ostimewa)
kabarmelayu.comKUANSING - Menjelang gelaran Pacu Jalur Agustus 2025, Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Kapolda dan jajaran meninjau langsung lokasieventPacu Jalur di tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Kunjungan ini sekaligus pemasangan plang konservasi, menandai kawasan tersebut kini khusus diperuntukkan bagi kegiatan Pacu Jalur.

Gubernur Abdul Wahid menegaskan bahwa area konservasi tersebut akan dijaga ketat.

"Lokasi ini akan dikonservasikan jadi tidak boleh ada kegiatan lain, khusus pacu jalur," katanya pada Kamis, (31/7/2025).

Ada momen menarik dalam kunjungan tersebut. Usai apel persiapan, Gubernur Wahid spontan menaiki salah satu jalur atau perahu panjang. Ia mendayung bersama si bocah viral "Aura Farming", Rayyan Arkan Dikha.

Meski masih mengenakan pakaian dinas putih hitam, Abdul Wahid tampak semringah. Ia menyusuri lintasan utama Pacu Jalur, Batang Kuantan, sembari diiringi tarian khas setempat.

Aksi spontan Gubernur Wahid ini segera menyita perhatian ribuan masyarakat yang memadati tepian sungai. Mereka bersorak riuh, mengapresiasi kehadiran pemimpin Riau yang berani membaur langsung dan merasakan atmosfer perlombaan rakyat tersebut.

"Hari ini saya mencoba Jalur Tuah Koghi dengan pemandu jalur, Dikha," kata Wahid usai menyusuri sungai.

Ia bahkan sempat membacakan pantun Melayu, "Jalur bukan sembarang janur, Jalur dijalin dengan tali benang. Ini jalur bukan sembarang jalur, Jalur ini sering jadi pemenang," ucap Wahid, disambut tepuk tangan meriah warga.

Kehadiran Gubernur yang turut serta mendayung mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Mereka mengapresiasi dan merasa bangga karena pemimpinnya berbaur langsung, menunjukkan kedekatan dengan rakyat.

"Terima kasih Pak Gubernur sudah mencoba langsung jalur kami," ujar Rita, satu di antara warga yang hadir.

Wahid menambahkan bahwa Pacu Jalur kini bukan lagi hanya milik masyarakat Kuansing semata, tetapi telah berkembang menjadi atraksi budaya mendunia. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme dan rasa memiliki warga terhadap event budaya ini.

"Dulu penontonnya sebagian besar masyarakat lokal, tapi sekarang wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara ikut hadir menyaksikan," tukas gubernur.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Wisata

Pacu Jalur HUT Kuansing ke-26, Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi Juara

Wisata

Pembukaan Pacu Jalur Sempena HUT Kabupaten Kuansing Ke-26 Berlangsung Meriah

Wisata

Pemenang Pacu Jalur Tepian Narosa 2025 Raih Ratusan Juta Rupiah dan Kerbau

Wisata

Melly Mike Guncang Panggung Penutupan Festival Pacu Jalur 2025

Wisata

Bintang Emas Cahaya Intan Juara Pacu Jalur Tepian Narosa 2025

Wisata

Tembus 100.000 Pengunjung, Melly Mike Dongkrak Kunjungan Wisatawan Pacu Jalur 2025