PANGKALANKERINCI, kabarmelayu.com - Bagi anda yang kebetulan melintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, tepatnya di Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung. Maka Anda akan melihat sebuah Tugu Equator.
Di Provinsi Riau, lintasan khatulistiwa (Equator) ini memotong daerah Pangkalan Lesung dan Lipat Kain. Tugu Equator di Pelalawan ini, posisinya persis di pinggir Jalintim Sumatera, Dusun Tua, jaraknya sekitar ± 56 Km dari kota Pangkalan Kerinci.
Equator pertama kali ditemukan oleh bangsa Belanda. Pada saat itu dibuat sebuah tanda berbentuk besi melingkar yang merupakan gerbang dan sekaligus menghubungkan dua desa, yaitu Desa Dusun Tua di sisi timur jalan dan Desa Pangkalan Lesung di sisi barat jalan.
Saat ini, besi melingkar tersebut telah diganti dengan bangunan berupa tugu. Disekitar tugu, dibangun taman dan rumah yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan atau melepas lelah bagi wisatawan.
Tugu equator adalah salah satu objek wisata yang ada di Kabupaten Pelalawan. Tugu ini menandakan bahwa Desa Dusun Tua merupakan daerah lintasan matahari akibat efek rotasi bumi.
Selain berfoto-foto, di tempat ini Anda juga bisa menikmati segarnya madu lebah asli yang selalu tersedia di daerah ini.
(goriau.com)