Kampung Patin Kampar Juara 2 Desa Wisata Terbaik Nasional Kategori Souvenir

Harijal - Rabu, 08 Desember 2021 10:28 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/3d457c122021_kampungpatinkamparjuara2desaw.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Gubernur Riau, H Syamsuar ketika berkunjung di Puncak Kompe, Desa Wisata Koto Masjid, Kampung Patin, Kabupaten Kampar, Riau

PEKANBARU - Desa Wisata Koto Masjid, Kabupaten Kampar, Riau kembali meraih prestasi di ajang nasional. Desa yang dikenal dengan sebutan Kampung Patin itu meraih juara 2 Desa Wisata terbaik nasional, kategori souvenir. 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Bidang Promosi dan Humas Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Nur Asia Uno pada Malam Anugerah Desa Wisata, di Jakarta, pada Selasa (7/12/2021).

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, Roni Rakhmat, ketika dihubungi mengatakan, pada malam anugerah desa wisata, sebanyak 5 desa wisata di Indonesia meraih penghargaan pada kategori itu. 

"Alhamdulillah, Desa Wisata Kampung Patin, Koto Masjid, Kabupaten Kampar, setelah masuk 50 besar desa wisata se Indonesia, malam ini ditetapkan sebagai desa terbaik II kategori souvenir. Selamat buat Kabupaten Kampar, Dispar Kampar, dan masyarakat Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar. Ini merupakan prestasi yang luar biasa," kata Roni, Selasa (7/12/2021) malam.

Adapun 5 desa wisata yang meraih juara pada kategori tersebut yaitu, Juara 1 Desa Wisata Sumberbulu, Kabupaten Karang Anyar, Jawa Tengah, Juara 2 Desa Wisata Koto Masjid Kampung Patin, Kabupaten Kampar, Riau. 

Kemudian, Juara 3 adalah Desa Wisata Cikakak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Juara 4 diraih Desa Wisata Kampung Minang Nagari Sumpu, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Lalu, Juara 5 diraih oleh Desa Wisata Kole Sawangan, Kabupaten Tana Toraka, Kabupaten Sawangan, Sulawesi Selatan.

Roni Rakhmat menuturkan, selain meraih prestasi pada ajang tersebut, Desa Koto Masjid juga telah dinilai dan dinyatakan memenuhi semua persyaratan, serta menunjukkan konsistensi penerapan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan. 

"Sesuai kriteria pada pedoman standar destinasi pariwisata berkelanjutan Indonesia dalam Permenparekraf No.9 Tahun 2021, Lembaga Sertifikasi Dewan Kepariwisataan Berkelanjutan Indonesia memberikan sertifikat desa wisata berkelanjutan untuk Desa Koto Masjid," ujar Roni Rakhmat. 

Dijelaskan Roni, berdasarkan sertifikat itu, Desa Wisata Koto Masjid juga mendapatkan piagam penghargaan atas prestasinya sebagai desa wisata berkelanjutan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno. 

"Pak Menparekraf, Sandiaga Uno memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Desa Wisata Kampung Patin, Desa Koto Masjid atas prestasinya sebagai desa wisata berkelanjutan," ucap Roni. 

Desa Wisata Koto Masjid yang memiliki motto "Tiada Rumah Tanpa kolam" memiliki daya tarik wisata, rumah produksi kriya dari bambu, lidi sawit, rotan dan pandan. Jarak tempuh dari Kota Pekanbaru menuju desa ini yakni 89 kilometer. 

Kampung Patin juga memiliki beragam kuliner dari olahan ikan patin, diantaranya kerupuk patin, abon patin, bakso patin, siomay patin hingga es dawet patin. Kemudian, bagi wisatawan yang melancong ke desa ini, juga disuguhi objek wisata alam air terjun sungai gagak, lembah aman, dan talau pusako. (MCR)

Berita Terkait

Wisata

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Wisata

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Wisata

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Wisata

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Wisata

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Wisata

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan