Riau Gelar Lomba Desa Wisata, Inilah 12 Nominasinya

Harijal - Rabu, 17 November 2021 11:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/11/929ddb112021_riaugelarlombadesawisatainila.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Desa Wisata Kebun Tinggi Kabupaten Kampar, Riau

PEKANBARU - Dinas Pariwisata Pariwisata (Dispar) Riau menggelar Lomba Desa Wisata tahun 2021. Sebanyak 12 desa wisata terbaik dari dari kabupaten/kota ikut serta dalam ajang ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pengelola desa wisata beperan aktif untuk mengembangkan desa wisata. 

Riau memiliki 1.859 desa/kelurahan, tersebar di 12 kabupaten dan kota. Dari jumlah ini, sebanyak 123 desa telah dicanangkan sebagai desa wisata. Kemudian, dipilih 12 desa terbaik untuk mewakili kabupaten/kota mengikuti ajang Lomba Desa Wisata se Riau. 

Adapun kategori desa wisata yang telah dicanangkan di Riau adalah, kategori alam, budaya, ekonomi kreatif, buatan, wisata atraksi, edukasi, kuliner, dan kategori lainnya. 

Kepala Dispar Riau, Roni Rakhmat mengatakan, selain untuk mendorong pengelola desa wisata aktif mengembangkan desa wisata, lomba desa wisata diharapkan mampu menjadikan desa wisata sebagai destinasi wisata unggulan di Riau. 

"Kegiatan ini juga untuk mengapresiasi desa di Riau dalam pengembangan desa wisata. Desa wisata diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di sekitar desa wisata di Riau. Dan meningkatkan potensi desa wisata yang lebih fleksibel dan terkoneksi dengan teknologi informasi," kata Roni, Rabu (17/11/2021) di Pekanbaru, didampingi Kabid PSDP Dispar Riau, Ridho Adriansyah. 

Roni Rakhmat optimistis desa wisata di Riau mampu mendorong semua pelaku parekraf. Sehingga bisa menjadikan desa wisata yang bisa berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak COVID-19. 

Dalam penilaian lomba desa wisata ini, Dispar Riau melibatkan dewan juri profesional yaitu Osvian H Putra (Master Assesor), Dr. Ir. Eni Sumiarsih, MSc (Ketua STP Riau), dan Dr. Reno Renaldi, SKM, M.Kes (Dosen STIKES Hang Tuah).

Sebelumnya, dewan juri ini telah melakukan penilaian di sejumlah desa yang tersebar di Kota Pekanbaru, Dumai, Kabupaten Pelalawan, Siak, Bengkalis, Meranti, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kuansing, Inhu, dan Inhil. 

Sesuai dengan Kompetensi dan latar belakangnya, masing-masing dewan juri melakukan penilaian. Adapun cakupannya adalah hal-hal yang berkaitan dengan Sadar Wisata, Sapta Pesona Aksesibiltas, Atraksi dan Amenitas, Digital Promotion,  dan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).

Berikut 12 Desa yang masuk dalam nominasi Lomba Desa Wisata se Riau :

1. Kampung Wisata Okura Budaya Rumah Muslim Pekanbaru. 

2. Rokan Koto Ruang, Rokan Hulu. 

3. Pulau Tilan, Rokan Hilir

4. Rantau Langsat, Indragiri Hulu (Inhu). 

5. Keritang, Indragiri Hilir (Inhil). 

6. Kebun Tinggi, Kampar. 

7. Kuala Terusan, Pelalawan. 

8. Koto Sentajo, Kuantan Singingi (Kuansing) . 

9. Lampung Dayun, Siak. 

10. Anjungan Putri Bandar Bakau, Dumai.

11. Anak Setatah, Kepulauan Meranti. 

12. Desa Wisata Meskom, Bengkalis.

(MCR)

Berita Terkait

Wisata

Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026

Wisata

Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris

Wisata

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Wisata

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Wisata

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Wisata

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus