Pemprov Riau Targetkan 100 Ribu Wisatawan Per Tahun

Harijal - Selasa, 25 Oktober 2016 12:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/10/fb4f81102016_pemprovtarget.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
riaueditor.com
Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sektor Pariwisata saat ini menjadi prioritas program nasional Pemerintah Indonesia, Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu pada saat rapat koordinasi (Rakor) bersama kepala daerah se Indonesia menyampaikan, Pemerintah Indonesia telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepakatan di sektor Pariwisata dengan Negara Cina.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Riau (Gubri) H. Arsyadjuliandi Rachman, saat memberikan sambutanya pada acara rekor Musium-Dunia Rekor Indonesia (MURI) yang bertema "Sagu Riau Menyapa Dunia" di halaman kantor Gubernur Riau Pekanbaru, Selasa (25/10/2016).

"Hasil dari MoU Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Cina, akan ada 10 juta wisatawan mancanegara dari Cina yang akan masuk ke Indonesia. Saat ini di Manado Sulawesi utara, wisatawan dari Cina sudah ada sekitar 600 per hari, dan Biro perjalanan di Manado telah menargetkan 1000 wisatawan per harinya untuk datang ke Manado," kata Gubri.

"Kita (provinsi Riau, red) tidak usah banyak-banyak, 100 ribu per tahun sudah cukup. Di tahun 2015 angka kita sudah 54 ribu, dan jika kita dorong terus dengan semangat kebersamaan insya Allah 100 ribu wisatawan per tahun akan kita capai," ujar Gubernur Riau, H. Arsyadjuliandi Rachman.

Gubri juga menuturkan, Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kabupaten/Kota akan membuka pintu-pintu masuk ke Riau. Menurutnya hal ini dilakukan untuk membuka akses wisatawan yang akan berkunjung ke Riau dan akan berdampak pada peningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Riau serta dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitarnya.

"Pemerintah Provinsi Riau telah sepakat dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Akan menjadikan Tanjung Medang Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara," kata Gubri yang biasa akrab disapa Andi Rachman.

"Pada hari Sabtu-Minggu sudah banyak masyarakat Malaysia yang datang ke kawasan pulau rupat, mereka berwisata dan me mancing ikan di kawasan Tanjung Medang, untuk itu Tanjung medang akan dibuka sebagai pintu masuk agar para wisatawan dari Malaysia bisa lebih banyak lagi yang datang ke Riau," ujar Andi Rachman.

Andi Rachman juga mengungkapkan, rencananya pemprov Riau bersama Pemerintah Kabupaten/kota akan mengembangkan potensi even wisata Tour De Siak sampai ke Malaka, Malaysia "Tour De Siak rutenya akan kita seberangkan ke Malaka, ini merupakan potensi yang akan kita kembangkan," ungkap Andi Rachman. (rec)

Berita Terkait

Wisata

Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP

Wisata

Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Tanaman Jagung agar Tumbuh Subur

Wisata

Teror Monyet Kian Meresahkan Warga Tembilahan Inhil, Belasan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Wisata

Samsuri Daris Reses di Kecamatan Reteh, Serap Aspirasi

Wisata

Pemkab Inhil Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Perubahan Regulasi Bantuan Perumahan Swadaya

Wisata

Tunjukkan Hasil Smart Farming Binaan BI di Bunga Raya Produktivitas Padi Meningkat