Puncak Gerhana Matahari Cincin Terjadi di Siak dan Singkawang

Harijal - Kamis, 26 Desember 2019 13:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/195266122019_untitled14.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(CNN Indonesia TV).
Gerhana matahari cincin terjadi di Siak, Riau.

JAKARTA - Puncak Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Siak, Riau terjadi pukul 12.17 WIB, menyusul Singkawang Kalimantan pukul 12.43 WIB. Saat itu Bulan menutupi matahari dan menyisakan pinggiran bulan.

GMC terjadi ketika Bulan berada pada titik yang lebih jauh dari Bumi. Meski berada segaris dengan Matahari dan Bumi, namun menghasilkan piringan yang lebih kecil dan tidak menghalangi seluruh cahaya Matahari.

"Ini puncak dari Gerhana Matahari Cincin di Siak," kata Ahli Astronomi Gabriel Iwan Prasetyo dikutip dari CNNIndonesia TV, Kamis (26/12).

Menurut Gabriel, saat itu Matahari dan Bulan dalam posisi sejajar dan Bulan berada tepat di tengah-tengah Matahari.

"Ini situasi terbaik di Siak dan cuaca mendukung. Lokasi pemilihan dari pengamatan saya pikir sangat sempurna," ucap Gabriel.

Dijelaskan fenomena alam Gerhana Matahari Cincin 26 Desemer 2019 di Siak, Riau berlangsung sekitar 3 menit.

"Durasi sekitar 3 menit, dan ini bukan yang terlama, karena pada 1983 [terjadi di Indonesia] sampai 7 menit," ucapnya.

Terjadi perbedaan durasi Gerhana Matahari Cincin di beberapa wilayah di Sumatera, seperti Batam, dan Riau.

1. Fase awalPada fase awal GMC di Batam, tahap parsial awal akan terjadi sekitar pukul 10.27 WIB.

2. Pertama muncul gerhanaSedangkan munculnya gerhana cincin awal akan terlihat pukul 12.22 WIB dan mencapai puncak pukul 12.24 WIB. Cincin akan mulai memasuki tahap akhir pukul 12.25 dan tahap parsial akhir terjadi pukul 14.18 WIB.

3. Tahap parsialSementara pengamatan GMS di Planetarium Jakarta, tahap parsial awal terjadi pukul 10.42 WIB. Puncak GMS diperkirakan muncul pukul 12.36 WIB dan berakhir pukul 14.23 WIB.

Total durasi GMC di Batam berlangsung selama 3 jam 51 menit, fase munculnya cincin api 3 menit 15 detik, dan total durasi GMS di Jakarta sekitar 3 jam 40 menit.

Selain itu Widya menuliskan prakiraan cuaca wilayah Batam berdasarkan hasil statistik persentase tingkat awan di sepanjang garis tengah jalur GMC, dinilai cukup baik untuk mengamati fenomena GMC.

Untuk kegiatan peneropongan GMS di Planetarium Jakarta akan disesuaikan dengan kondisi cuaca di Jabodetabek. Jika cuaca mendung dan hujan, maka kegiatan dibatalkan. 

(cnnindonesia.com)

Berita Terkait

Iptek

Polsek Kandis Intensifkan Patroli Malam, Cek Pos Siskamling dan Kesiapsiagaan Warga

Iptek

Bupati Siak Sampaikan Tahniah pada Khataman, Perpisahan, dan Harlah ke-15 Pondok Pesantren Miftahul Qur’an

Iptek

Ditresnarkoba Polda Riau Razia Kampung Rawan Narkoba di Pekanbaru

Iptek

526 Rumah dan Fasum di Kuansing Terdampak Banjir

Iptek

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Iptek

Meriah, Riau Bhayangkara Run 2026 Akan Diikuti Sepuluh Ribu Pelari