NASA Temukan Lapisan Es di Permukaan Mars

Harijal - Senin, 27 Mei 2019 11:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/05/13915f052019_untitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Space via NASA)
Peneliti menemukan lapisan es di Mars.

JAKARTA - Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) menemukan lapisan tumpukan es di Mars. Lapisan es tersebut diketahui juga tercampur dengan lapisan pasir. Kandungan serupa juga ditemukan pada lapisan es di kutub yang telah lama mencair.

Bukan hanya di satu titik, tim peneliti mengatakan pesawat ruang angkasa menemukan lapisan es seluas 2,5 kilometer di permukaan Mars.

"Kami tidak menyangka bisa menemukan lapisan es sebanyak itu di sini [Mars]. Temuan ini kemungkinan menjadi reservoir air terbesar ketiga di Mars setelah lapisan es di kutub," ungkap Stevano Nerozzi, mahasiswa program doktor geology di University of Texas Institute for Geophysics.

Temuan terbaru ini diperoleh berdasarkan data yang dihimpun dari pesawat antariksa Mars Reconnaissance Orbiter yang telah menjalani misi ekspedisi Mars sejak 2006 lalu.

Penelitian terhadap temuan es yang mengandung air ini menggunakan data gravitasi dari serangkaian misi ekspedisi Mars. Teknik ini berhasil menemukan area yang diselimuti es dalam ukuran cukup luas hingga diperkirakan bisa membanjiri Mars dengan ketinggian hingga 1,5 meter.

Menariknya, lapisan es ini disebut serupa dengan es di kutub yakni merupakan es murni. Instrumen radar milik NASA mengambil sampel di beberapa area untuk melihat pola paduan es dan pasir di permukaan Mars.

Jika lapisan es ini bertahan hingga jangka waktu lama, peneliti memperkirakan ini sebagai sisa es yang melapisi kutub Mars ratusan juta tahun lalu. Apabila teori tersebut benar, maka lapisan es ini bisa menjadi bukti kuat perubahan iklim Mars selama ribuan tahun.

Mengutip Science, riset kali ini membantu peneliti memetakan sumber air di Mars dan menguak informasi jejak kehidupan di masa lampau.

"Memahami ada berapa banyak pasokan air secara global versus apa yang ada di kutub sangat penting untuk memahami adanya sumber air di Mars. Anda bisa mengetahui adanya tanda-tanda kehidupan," tandas Nerozzi.

Selain instrumen Mars Reconnaissance Orbiter, wahana antariksa lainnya pada Juli lalu juga telah menemukan adanya danau air asin di Mars. Temuan lapisan es kali ini telah dimuat dalam jurnal Geophysical Research Letters yang dimuat pada Rabu (22/5).

(cnnindonesia.com)

Berita Terkait

Iptek

Dari Kampung Bungsur, Polda Riau Kibarkan Merah Putih, Masyarakat Bergembira Rayakan HUT RI

Iptek

Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit

Iptek

Kecanduan Judi Online, Anak Gelapkan Duit Orang Tua Rp125 Juta

Iptek

Perdana di Sumatera, Faster Battery Rangkul Ratusan Pelanggan dalam Customer Gathering di Pekanbaru

Iptek

Laporan Pembobolan Kamar Diduga Mandek di Polsek Batang Gansal

Iptek

Update Gempa NTT: 47 Meninggal, Lebih dari 5.000 Orang Mengungsi