Tingkatkan Skill Bertani Cabe, 32 Petani Siak Studi ke Lembang

Harijal - Rabu, 18 April 2018 22:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/04/e6e11c042018_0000aauntitled34.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominfo Siak
Sebanyak 32 orang Petani cabe asal Kabupaten Siak, mendapat kesempatan untuk studi lapangan menjadi petani cabe dan peternak ikan yang sukses dengan mengikuti program pelatihan tanaman cabe dan budidaya ikan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Cikol

SIAK, kabarmelayu.com - Kabar gembira bagi 32 orang Petani cabe asal Kabupaten Siak, mendapat kesempatan untuk studi lapangan menjadi petani cabe dan peternak ikan yang sukses dengan mengikuti program pelatihan tanaman cabe dan budidaya ikan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang Bandung.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, juga bersama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang Bandung.

Program ini dilakukan untuk mendukung kebangkitan para petani cabe di Kabupaten Siak, terutama dalam meningkatkan kualitas dan produksi tanaman cabe di wilayah Kabupaten Siak. Ada 32 orang Petani asal Kabupaten Siak sedang melakukan studi lapangan di Bandung untuk mengikuti pelatihan tanaman cabe dan budidaya ikan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang Bandung.

Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Siak Budiman Safari, saat di konfirmasi melalui Whatsapp, Rabu siang (18/04/2018).

Dikatakan Budiman, Kabupaten Siak memiliki potensi sebagai daerah pertanian penghasil cabe, karena tanahnya sangat subur dan di tambah curah hujan yang intensitas sedang. Sehingga menjadikan daerah tersebut mudah di tumbuhi oleh tanaman cabe dan sejenisnya.

Selain itu, potensi budidaya ikan juga sangat bisa untuk di kembangkan di siak. Untuk itu petani tersebut mendapat kesempatan untuk belajar langsung di Lembang Bandung.

"Untuk mendukung hal tersebut kita, telah berangkatkan mereka pada tanggal 15 April kemarin, mereka berada disana sampai dengan 10 mei 2018 akan datang. Peserta kita berangkatkan berjumlah 32 orang saat ini seluruh peserta sudah berada di Lembang Bandung. Menurut rencana mereka berada di sana  mengikuti pelatihan selama 25 hari," terang Budiman.

Ditambahkannya lagi, mereka nantinya akan di bimbing oleh orang-orang yang berpengalaman, bagai mana cara mengembangkan dan mensosialisasikan pasca panen Industri pengolahan cabe atau pun kian catfsh sekala rumah tangga atau kelompok wirausaha.

Disinggung masalah biaya transportasi, mereka dibiayai oleh PT BSP melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mereka miliki.

Pada kegiatan pelatihan yang digelar di BLK Lembang Bandung ini, ada Dua kelas yang diikuti oleh para petani, yakni pelatihan tanaman cabe dan pelatihan budidaya ikan (catfish) dan seusainya mereka studi lapangan mereka mendapat sertifikat berstandar Internasional tentang budidaya cabe dan ikan.

"Kita mengharapkan diberangkatkannya para petani asal Kabupaten Siak ini, sekembalinya ke Siak mereka langsung menerapkan ilmu yang di dapat dan menularkan ilmunya kepada para petani yang lain. Sehingga kebutuhan cabe di kabupaten siak dapat terpenuhi," himbau Budiman.

Sementara itu, Ijal (32) salah seorang peserta pelatiha asal Mempura saat dihubungi mengatakan, merasa bangga dan berterimakasih kepada Pemkab Siak yang telah menunjuk dirinya sebagai peserta pelatihan sebagai peternak ikan.

Sebagai peternak ikan yang masih fomula, Ijal hanya mengandalkan ilmu otodidak (belajar sendiri) saja, tidak pernah mendapat ilmu seperti sekarang ini.

"Ternyata banyak hal yang saya dapatkan disini, selain ilmu dan juga pengalaman bagaimana membudidaya ikan catfish untuk petani atau nelayan tambak dengan teknologi. Selama ini saya belajar hanya mendapatkan pengalaman dari teman, namun setelah tau saya tambah bersemangat untuk beternak ikan," terang Ijal. (man)

Berita Terkait

Iptek

Dari Kampung Bungsur, Polda Riau Kibarkan Merah Putih, Masyarakat Bergembira Rayakan HUT RI

Iptek

Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit

Iptek

Kecanduan Judi Online, Anak Gelapkan Duit Orang Tua Rp125 Juta

Iptek

Perdana di Sumatera, Faster Battery Rangkul Ratusan Pelanggan dalam Customer Gathering di Pekanbaru

Iptek

Laporan Pembobolan Kamar Diduga Mandek di Polsek Batang Gansal

Iptek

Update Gempa NTT: 47 Meninggal, Lebih dari 5.000 Orang Mengungsi