Unisba Lantik Puluhan Pejabat Struktural

Harijal - Sabtu, 07 April 2018 07:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/04/b0aa90042018_0000untitled5.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Unisba

BANDUNG - Untuk menguatkan pelayanan akademik terhadap para mahasiswanya, Universitas Islam Bandung (Unisba) melantik 36 orang pejabat struktural baru di lingkungan fakultas dan universitas. Menurut Rektor Unisba, Edi Setiadi, para pejabat tersebut meliputi Ketua Lembaga Profesi Universitas (LPSU), wakil dekan tiga Bidang Kemahasiswaan dan Ruhudin, ketua bagian, ketua program studi (prodi), dan sekertaris fakultas.

Edi mengatakan, pendirian satuan baru yakni LSPU, harus dikembangkan oleh universitas. Karena, melalui lembaga ini, para mahasiswa akan mendapatkan pembekalan kompetensi yang tidak hanya berasal di dalam ruang kuliah. Tetapi juga kompetensi tertentu, dengan standar yang berbeda-beda dari fakultas satu dan lainnya.

Edi pun optimis, selama empat tahun kedepan, seluruh prodi yang berjumlah 21 unit di Unisba ini, sudah dapat melaksanakan uji kompetensi. Sehingga saat para mahasiswa lulus, mereka akan mendapatkan beberapa dokumen penting, diantaranya ijazah, surat keterangan pendamping ijazah, dan sertifikasi profesi masing-masing. Ia menargetkan selama masa periode kepemimpinan ini, empat tahun kedepan mereka sudah bisa melakukan sertifikasi profesi bagi prodi masing-masing.

"Karena hingga saat ini baru tiga fakultas yang sudah siap melakukan uji kompetensi, yaitu Ilmu Komunikasi, Ekonomi, dan Teknik," ujar Edi usai acara pelantikan di Aula Fakultas Kedokteran Unisba, Jalan Tamansari, Bandung, Kamis (5/4).

Saat ditanya mengenai kendala yang dihadapi para prodi dalam mendapatkan sertifikasi profesinya selama ini, Edi mengatakan, terdapat beberapa faktor penyebab diantaranya, tenaga para assesor yang belum terdidik atau terlatih melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan sejumlah rumusan rancangan sertifikasi fakultas yang belum siap.

"Dengan adanya lembaga baru ini, saya berharap semua kendala tersebut bisa segera teratasi seiring berjalannya waktu," katanya.

Edi mengatakan, pihaknya juga melakukan pengangkatan pejabat wakil dekan tiga terhadap beberapa fakultas yang memiliki jumlah mahasiswa yang cukup besar, seperti Hukum,Psikologi, Ilmu Komunikasi, Teknik, Kedokteran, MIPA, dan Syariah.

(republika.co.id)

Berita Terkait

Iptek

Dari Kampung Bungsur, Polda Riau Kibarkan Merah Putih, Masyarakat Bergembira Rayakan HUT RI

Iptek

Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit

Iptek

Kecanduan Judi Online, Anak Gelapkan Duit Orang Tua Rp125 Juta

Iptek

Perdana di Sumatera, Faster Battery Rangkul Ratusan Pelanggan dalam Customer Gathering di Pekanbaru

Iptek

Laporan Pembobolan Kamar Diduga Mandek di Polsek Batang Gansal

Iptek

Update Gempa NTT: 47 Meninggal, Lebih dari 5.000 Orang Mengungsi