Keistimewaan Jaring Laba-Laba Disebutkan dalam Alquran & Sains

Harijal - Kamis, 02 Februari 2017 13:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/02/f6b4bc022017_jaring_laba_laba.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Orange)

JAKARTA - Laba-laba diabadikan dalam Alquran, tentunya memiliki keistimewaan. Buku ’Alquran vs Sains Modern menurut Dr. Zakir Naik’ karya Ramadhani, dkk menjelaskan jaring laba-laba yang menjadi inspirasi ilmuwan.

Dalam buku ini, dijelaskan bahwa ilmuwan Jelinski dan koleganya dari Cornell University, Itacha, New York, telah melakukan penelitian di laboratorium dan mengungkap rahasia dari laba-laba.

Terungkap bahwa jaring laba-laba terbuat dari molekul-molekul berbentuk serat, yang tersusun dari residu asam amino glisin 42 persen, alanin 25 persen, dan 33 persen sisinya glutamin, serin dan triosin.

Laba-laba memiliki struktur yang terorganisir rapi seperti kristal, memiliki ketahanan terhadap air dan kekuatan lima kali lebih besar ketimbang baja dengan ukuran yang sama. Jaring laba-laba juga dua kali lebih lentur dibandingkan serat nilon.

Oleh karena kuatnya serat pada jaring laba-laba, sehingga dikembangkan sebagai bahan tekstil tahan peluru, bodi mobil, penguat material komposit untuk peralatan elektronik dan bahan pesawat terbang.

Laba-laba juga sebagai inspirasi bagi penciptaan material baru yang berasal dari makhluk hidup. Bahkan, laba-laba menginspirasi para arsitek dari Jerman dalam mengembangkan konstruksi yang sangat kuat dan tipis.

Laba-laba disebutkan dalam sebuah ayat Alquran. "Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui," bunyi Surah Al-Ankabut Ayat 41.

Meskipun disebutkan dalam Alquran bahwa rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba, namun dalam buku Alquran vs Sains Modern disebutkan bahwa laba-laba membuat jaring jebakan yang amat kuat untuk mencari mangsa yang terperangkap.

Jaring laba-laba dan rumahnya yang rapuh juga penggambaran kehidupan. Pertahanan rumah laba-laba bisa rusak bila terkena tiupan angin kencang, atau ada tangan-tangan manusia yang merusak serta mengusiknya.

Allah memberikan perumpamaan, di mana kehidupan seseorang bisa rapuh apabila dibangun tanpa dasar iman dan Islam. Cepat atau lambat pertahanan itu akan rusak, seiring besarnya angin fitnah yang bertiup dan semakin jauh dari Allah.

 

(ahl/okezone/rec)

 

Berita Terkait

Iptek

Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota

Iptek

Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala

Iptek

Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan

Iptek

Perdana Digelar, Rakor Damkar Kabupaten Kota se-Riau Satukan Langkah Perkuat Penanganan Kebakaran

Iptek

Salim, S. Pd, Ketua Kwarran Siak Hulu Terima Lencana Melati Pramuka: Pengabdian, Kesetiaan dan Dedikasi

Iptek

Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan