Asteroid Sebesar Pesawat Terbang Dekati Bumi, Ini Kata NASA

Harijal - Senin, 09 Oktober 2023 21:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/10/49f266102023_untitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Asteroid Apophis yang lintasannya amat dekat dengan Bumi (kuning) akan melewati planet ini pada tahun 2029 dalam jarak yang setara dengan beberapa satelit (biru). Garis ungu mewakili orbit Stasiun Angkasa Luar Internasional. (NASA)

JAKARTA - AI (kecerdasan buatan) telah membantu penemuan dan studi asteroid. Tidak hanya itu, AI juga berpotensi membantu melindungi Bumi dari asteroid.

Mengutip HT Tech, Senin (9/10/2023), sebuah penelitian dari University of Washington mengungkapkan, sebuah algoritma bernama HelioLinc3D membantu para peneliti menemukan asteroid berbahaya.

NASA juga telah mengungkapkan, sebuah asteroid kini diperkirakan berada dalam jarak terdekat dengan Bumi. Asteroid tersebut bernama Asteroid 2023 TL. 

Hingga saat ini ditemukan sebanyak 1.298.148 asteroid, dan Asteroid 2023 TL merupakan salah satunya. Pusat Studi Objek Dekat Bumi (CNEOS) NASA telah menyatakan bahwa asteroid ini akan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi pada 9 Oktober 2023.

Selama pendekatannya, asteroid ini akan berada pada jarak 3,1 juta kilometer dari Bumi. Dan meluncur menuju Bumi dengan kecepatan luar biasa, yaitu 50.124 kilometer per jam.

NASA berpendapat bahwa asteroid ini tidak cukup besar untuk digolongkan sebagai Objek Berpotensi Berbahaya. Sebuah benda langit harus memiliki lebar sekitar 492 kaki dan melewati Bumi pada jarak kurang dari 7,5 juta kilometer untuk masuk dalam kategori tersebut.

Di sisi lain, Asteroid 2023 TL hanya memiliki lebar hampir 140 kaki. Dengan demikian dapat diperkirakan besarnya sama seperti sebuah pesawat terbang.

Asteroid 2023 TL kelompok Apollo adalah batuan luar angkasa yang melintasi Bumi dengan sumbu semi-mayor lebih besar dari bumi.

Nama asteroid ini diambil dari nama asteroid Apollo 1862 yang ditemukan oleh astronom Jerman, Karl Reinmuth pada tahun 1930-an.

Dan pendekatan Asteroid 2023 TL ini, akan menjadi pendekatan pertama kali ke Bumi dalam sejarah. Namun, NASA telah memperkirakan bahwa asteroid ini tidak akan melewati Bumi dalam waktu dekat.(sumber)

Berita Terkait

Iptek

Ternyata Wabup Kuansing Sempat Diperiksa KPK Saat OTT Bupati dan Sekda

Iptek

Lapas Bagansiapiapi Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Riau

Iptek

Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing

Iptek

Hadapi Perang Modern, Panglima TNI Pimpin Pengesahan Doktrin "Perisai Trisula Nusantara"

Iptek

Bupati Siak Afni Zulkifli Masuk Daftar 22 Sosok Reset Indonesia

Iptek

Pemkab Bengkalis Gelar Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026