Isak Tangis Eva Pecah Kala Disambangi Tim Jumat Barokah

Harijal - Jumat, 23 Februari 2018 20:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/02/7ec796022018_0000auntitled2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Humas Polresta Pekanbaru
Dengan kondisi kedua kakinya yang lumpuh sejak lahir, Eva langsung memeluk erat Kapolresta Pekanbaru di sebuah rumah petak 4 yang berada di Jalan Agus Salim Pekanbaru, Jumat pagi (23/02/2018) Pukul 10.00 WIB.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Bagaikan drama sebuah film sinetron, Eva Nuryupa Yuli (34) tak henti menahan tangisan air matanya ketika tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru menyambangi gubuknya di sebuah rumah petak 4 yang berada di Jalan Agus Salim Pekanbaru, Jumat pagi (23/02/2018)  Pukul 10.00 WIB

Tangisan air mata yang tak terhenti ketika orang nomor satu di Mapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, SIK SH MH mengucapkan salam hendak masuk kedalam rumahnya. Eva dengan kondisi kedua kakinya yang lumpuh sejak lahir, langsung memeluk erat Kapolresta Pekanbaru.

"Subahanallah, sungguh luarbiasa perjuangan perjuangan pak Eva untuk menafkahi keluarga ya pak," terang Susanto sambil mengelus punggung belakang Eva.

Selain Kapolresta Pekanbaru, turut hadir dalam kegiatan Jumat Barokah sang inisiator Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P SIK, dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Camat Pekanbaru Kota, Lurah setempat, LSM Perempuan Lira dan perwakilan dari LP2AR serta tim Jumat barokah lainnya yang memasuki kediaman Eva.

"Pak Eva, kedatangan ini bukan maksud untuk menyombongan diri atau melebihi dari yang lain. Tetapi kedatangan kami disini dengan ikhlas Pak. Semoga program ini dapat terus berlanjut. Diharapkan ke Polsek-polsek yang lain di wilayah hukum Polresta Pekanbaru untuk segera bergerak, jangan dilihat dari bantuannya, lihatlah dari ke ikhlasan yang diberikannya," ujar Kapolresta Pekanbaru.

Sementara Eva yang bekerja sehari-hari meminta bantuan orang lain, harus menghidupkan keluarganya dengan 4 orang anak. Istri Eva Dermawati (35) bekerja sebagai pengupas bawang 1 Kg dengan upah Rp.3000 perkilonya.

"Alhamdulilah pak, terimakasih banyak pak. Baru pertama kalinya saya dan keluarga disambangi oleh pihak kepolisian dengan memberikan bantuan kepada keluarga kami," tukas Eva,

Dengan kondisi kedua kaki Eva yang mengalami lumpuh dari lahir, tim dari IDI Riau memberikan bantuan berupa kursi roda buat dirinya (Eva-red) berguna untuk bekerja sehari-hari dan dapat menggantikan benda yang terbuat karet benen yang menutupi kedua kakinya untuk berjalan.***

Berita Terkait

Sosial

Lapas Pasir Pangaraian dan APH Bersinergi, Tahanan Kabur Kembali Secara Persuasif

Sosial

Pemko Pekanbaru Kejar 3.425 Anak Belum Imunisasi

Sosial

Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan

Sosial

Peduli Kabut Asap, KSABP Bagikan 3.000 Masker Gratis di Pekanbaru

Sosial

Maura Ernita Silaturahmi ke Disparporabud Inhil, Bertekad Bawa Budaya Daerah ke Panggung Nasional

Sosial

2.828 Hotspot di Sumatera, Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat