Tenan Pelindo Dumai Ingkar Janji, IPTD: Jangan Sepelekan Kami

Redaksi - Senin, 12 Oktober 2026 20:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/10/_5094_Tenan-Pelindo-Dumai-Ingkar-Janji--IPTD--Jangan-Sepelekan-Kami.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ketua IPTD, Arif Tera.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,DUMAI - Sikap tak bersahabat dan seolah memandang sebelah mata ditunjukkan lagi oleh perusahaan-perusahaan tenan yang beroperasi di kawasan PT Pelindo Dumai. Janji manis untuk menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan membuka ruang audiensi bersama masyarakat tempatan, kini menguap begitu saja.

Ketua Ikatan Pemuda Teratai Dumai (IPTD), Arif Tera, menilai tindakan mangkir ini sebagai bentuk pelecehan terbuka terhadap martabat pemuda dan warga tempatan.

"Tenan-tenan industri yang mengeruk keuntungan dari bumi tempat kami tumbuh dan besar tersebut seakan mencoba menguji nyali dan kesabaran IPTD. Mereka menganggap tuntutan tentang tenaga kerja untuk masyarakat tempatan dan transparansi operasional sebagai lelucon yang bisa diabaikan begitu saja," kata Arif Tera.

Menanggapi sikap acuh tak acuh perusahaan tenan tersebut, IPTD menegaskan bahwa mereka bukanlah anak kemarin sore yang bisa ditipu dengan janji-janji palsu atau diulur-ulur waktunya. IPTD berdiri kokoh sebagai benteng terdepan masyarakat Ring 1.Tepat di seberang jalan teratai adalah gate utama pintu masuk kawasan Pelindo Dumai.

"Mereka (perusahaan tenan) mengira IPTD ini seperti anak kecil yang bisa dibujuk lalu ditinggal pergi, ini pemikiran yang sangat keliru dan berbahaya. Kami adalah garis terdepan masyarakat Ring 1. Kami yang setiap hari menghirup debu, merasakan dampak operasional, dan menyaksikan kekayaan daerah ini diangkut keluar, sementara pemuda lokal hanya jadi penonton di rumah sendiri," tegas Arif dengan nada berapi-api.

Tindakan menolak audiensi dan membatalkan agenda FGD dengan IPTD ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan bentuk sikap jumawa dan tidak tahu diri dari para investor/tenan di area Pelindo.

Arif Tera menilai para tenan sengaja bersembunyi di balik tembok beton Pelindo dan merasa kebal dari kontrol sosial masyarakat sekitarnya.

Atas hal itu, IPTD mengeluarkan peringatan keras, di antaranya:

1. Pelindo jangan main-main dengan hak pekerjaan yang kami perjuangkan. Keberadaan tenan Pelindo wajib memberikan kontribusi nyata dan prioritas kesempatan kerja bagi pemuda lokal Ring 1.

2. Koperatif atau siap menanggung risiko sosial. Jika dialog yang elegan melalui FGD ditolak, jangan salahkan masyarakat jika jalur perjuangan akan bergeser ke jalanan lagi.

3. Pelindo Harus Bertanggung Jawab. IPTD juga mendesak pihak manajemen PT Pelindo Dumai untuk menertibkan tenan-tenan yang tidak memiliki iktikad baik dan tidak beretika dalam bermasyarakat.

Tegas dan KonkritArif Tera menegaskan bahwa IPTD bersama seluruh elemen masyarakat Ring 1 siap mengambil tindakan yang jauh lebih masif.

"Jika cara kooperatif dan niat baik kami sepelekan, maka kami pastikan mereka akan mendengar suara kami dengan cara yang tidak akan pernah mereka lupakan di depan pintu gerbang mereka sendiri," tutup Arif Tera.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Sosial

TNI-Polri Bersama Buruh Tanam 20 Ribu Pohon di Siak, Kabaharkam Tegaskan Polisi Bersama Masyarakat

Sosial

Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru

Sosial

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Sosial

Setahun Pimpin Pekanbaru, Agung Nugroho Tegaskan Fokus Pembangunan dan Pengabdian pada Masyarakat

Sosial

Aktivis Beraksi, Desak Kejaksaan Usut PT Agrinas

Sosial

Pergantian Pimpinan Fraksi Golkar DPRD Riau, Imustiar Gantikan Nalladia Ayu