kabarmelayu.com,ROHIL – Meski wilayah Kecamatan Bangko dan sekitarnya mengalami pemadaman listrik total akibat pemeliharaan jaringan oleh PLN ULP Bagansiapiapi pada Selasa (12/5/2026),
Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi tetap memastikan seluruh layanan publik berjalan normal dan kondusif.
Pemadaman yang berlangsung cukup lama, mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, tidak menyurutkan komitmen jajaran Lapas untuk memberikan pelayanan terbaik, terutama bagi masyarakat yang melakukan kunjungan keluarga bagi warga binaan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Bagansiapiapi, Sigit Pramono, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipasi sejak menerima pemberitahuan resmi dari pihak PLN. Ia menegaskan bahwa operasional pelayanan tetap diupayakan efektif meski dalam keterbatasan daya.
"Kami sudah menyiapkan langkah mitigasi jauh-jauh hari. Pelayanan kunjungan tetap dibuka seperti biasa karena kami menyadari betapa pentingnya waktu bagi keluarga untuk bertemu warga binaan. Keterbatasan daya akibat pemadaman ini tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan hak pelayanan masyarakat," ujar Sigit Pramono.
Untuk menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di dalam blok hunian, pihak Lapas telah mengoptimalkan penggunaan mesin genset. Hal ini dilakukan guna memastikan fasilitas dasar bagi warga binaan tetap terpenuhi.
"Prioritas kami adalah kenyamanan warga binaan di dalam blok. Dengan genset yang ada, kebutuhan listrik untuk sirkulasi udara seperti kipas angin masih tetap terakomodir sehingga suasana di dalam tetap kondusif," tambahnya.
Meskipun secara teknis layanan registrasi digital sempat mengalami kendala akibat terputusnya jaringan internet (WiFi) imbas pemadaman total, Sigit memastikan hal tersebut tetap dikelola secara manual dengan penuh ketelitian.
"Meski ada keterbatasan pada sistem digital akibat jaringan yang ikut terputus, kami tetap memberikan pelayanan terbaik melalui prosedur manual yang terukur. Keamanan dan kenyamanan masyarakat serta warga binaan tetap menjadi prioritas utama kami di Lapas Bagansiapiapi," pungkasnya.