Soal Konflik Desa Koto Aman dengan PT Buana Wira Lestari, Bupati: Selesaikan dengan Kepala Dingin

Redaksi - Selasa, 10 Februari 2026 14:56 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/02/_5470_Soal-Konflik-Desa-Koto-Aman-dengan-PT-Buana-Wira-Lestari--Bupati--Selesaikan-dengan-Kepala-Dingin.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pertemuan terkait penyelesaian konflik masyarakat Desa Koto Aman dengan perusahaan yang difasilitasi Pemkab Kampar.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comKAMPAR - Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S. Sos, MT memfasilitasi pertemuan terkait konflik yang terjadi antara Pemerintah Desa Koto Aman dengan masyarakat dengan pihak PT. Buana Wira Lestari (Sinar Mas Group), Selasa (10/02/2026). Pertemuan dilaksanakan di ruang kerja Bupati Kampar.

Hadir dalam pertemuan tersebut Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, S. STP, M. Si, Kepala Dinas Perkebunan Kampar Marhalim, Camat Tapung Hilir Nurmansyah, Kepala Desa Koto Aman, Sofian, ninik mamak Desa serta perwakilan dari PT. Buana Wira Lestari.

Bupati Kampar menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar hadir sebagai mediator untuk mencarikan solusi terbaik demi kepentingan bersama. Ia berharap permasalahan ini dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.

"Kita ingin persoalan ini diselesaikan dengan kepala dingin. Pemerintah daerah hadir untuk memfasilitasi agar ada titik temu antara masyarakat dan perusahaan," tutur Bupati.

Ahmad Yuzar ingin perusahaan peduli kepada masyarakat dan sebaliknya, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan.

Bupati mengingatkan kepada pemerintah desa dan masyarakat Koto Aman untuk membuat permintaan terinci yang disampaikan kepada pimpinan perusahaan, tujuannya, mencapai kesepakatan yang tidak merugikan salah satu pihak.

"Harapan kami, melalui pertemuan ini dapat tercipta sinergi yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak perusahaan dalam rangka mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Koto Aman," tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mengawal proses komunikasi lanjutan hingga tercapai kesepakatan bersama yang adil dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Koto Aman Sofian juga menginginkan agar pertemuan ini membuahkan hasil yang positif.

"Mudah-mudahan kita menemukan hasil dari mufakat kita terkait permasalahan ini, sehingga tidak ada lagi kesalahfahaman dan semua pihak bisa berjalan bersama demi kemajuan desa," ungkap Sofian.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Sosial

Bupati Herman Buka Rakor GTRA Inhil

Sosial

Dalam Waktu Tiga Hari, Dua Nyawa Melayang Akibat Serangan Harimau di Pelalawan

Sosial

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung 12 Hektare di Kandis

Sosial

Soal Alih Status Lahan, Kelompok Tani SKB Nagori Pangean Bakal Gugat PT.RAPP

Sosial

Kemnaker: Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP untuk Jadi Mitra MagangHub

Sosial

Kemelut Riau Pos Grup, Rida K Liamsi Mengaku Diperlakukan Tak Adil