Musyawarah Khusus 2026, Mambang Mit Pimpin FKPMR

Redaksi - Senin, 12 Januari 2026 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/01/_6944_Musyawarah-Khusus-2026--Mambang-Mit-Pimpin-FKPMR.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Penyerahan pataka FKPMR pada Musyawarah Khusus 2026.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU- Musyawarah Khusus Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) yang berlangsung di Gedung Dang Merdu, Senin (12/1/2026), menjadi wadah berhimpunnya kata dan pandangan para pemuka Melayu Riau untuk menentukan arah organisasi ke hadapan.

Pada awal musyawarah, lima nama tampil sebagai calon Ketua Umum FKPMR, masing-masing HR Mambang Mit, Brigjen Purn. Edi Natar Nasution, Syamsurizal, Prof. Tengku Dahril, dan Hj. Azlaini Agus.

Kelima tokoh ini terlebih dahulu menempuh jalan musyawarah mufakat, menyampaikan pandangan serta visi tentang peranan FKPMR sebagai payung marwah dan adat di Negeri Lancang Kuning.

Namun di tengah penyampaian pandangan, Prof. Tengku Dahril memilih mengundurkan diri dari gelanggang pemilihan. Keputusan tersebut diterima forum dengan lapang dada, sehingga jumlah calon menyusut menjadi empat orang.

Musyawarah kemudian sepakat menyerahkan keputusan akhir kepada Majelis Kehormatan FKPMR sebagai lembaga penimbang adat dan kebijaksanaan organisasi.

Sidang pemilihan dipimpin oleh Brigjen Purn. Saleh Djasit bersama Wan Thamrin Hasyim dan Hj. Azlaini Agus. Pemungutan suara berlangsung tertib, dalam suasana adat yang dijunjung dan etika organisasi yang dijaga.

Hasilnya, HR Mambang Mit memperoleh 27 suara, unggul atas calon lainnya. Hj. Azlaini Agus meraih 15 suara, disusul Brigjen Purn. Edi Natar Nasution dengan 14 suara, sementara Syamsurizal memperoleh 4 suara.

Terpilihnya HR Mambang Mit menandai kepercayaan Majelis Kehormatan dan pemuka masyarakat kepada sosok yang dinilai mampu menjadi tali pengikat di tengah beragam pandangan dan kepentingan.

Dalam konteks Melayu, kemenangan ini bukan semata soal angka, melainkan amanah yang mesti dipikul dengan adil dan saksama.

Musyawarah khusus ini memperlihatkan bahwa FKPMR masih berpegang pada asas adat dan mufakat, meski perbedaan pandangan tak terelakkan.

Tantangan ke depan bagi Ketua Umum terpilih adalah merawat kesatuan, menguatkan peranan FKPMR sebagai penjaga marwah Melayu, serta memastikan adat tidak sekadar menjadi slogan, tetapi hidup dalam sikap dan kebijakan organisasi.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Sosial

Silaturahmi "Tali Berpilin Tiga" FKPMR, Hendry Munief Ajak Semua Elemen Bangun Riau

Sosial

99 Tokoh Bergabung dalam FKPMR 2025-2030, Perkuat Identitas Melayu Riau

Sosial

Panglima TNI Hadiri Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional IV MUI

Sosial

SF Hariyanto Bertemu dengan Tokoh-tokoh FKPMR