290 Personil Polda Riau Dikirim Bantu Penanganan Bencana di Sumbar

Redaksi - Sabtu, 29 November 2025 12:26 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/11/_5458_290-Personil-Polda-Riau-Dikirim-Bantu-Penanganan-Bencana-di-Sumbar.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pelepasan 290 Personil Polda Riau untuk membantu penanganan bencana di Sumbar.(Foto: Istimewa)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau mengirimkan sebanyak 290 personil ke untuk membantu penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar).

Sebanyak 290 personel ini dikerahkan untuk membantu evakuasi, pencarian korban, dan pemulihan kondisi pascabencana di provinsi tetangga itu.

Apel keberangkatan dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di Mapolda Riau, Sabtu (29/11/2025).

Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa keberangkatan personel ini merupakan respon cepat Polri, tanpa harus menunggu permintaan dari daerah yang terdampak.

Mereka hadir untuk memberikan sentuhan kemanusiaan bagi masyarakat untuk 7 hari kedepan dan selanjutnya akan dievaluasi.

"Masih ada sekitar 200 warga Agam yang belum ditemukan. Kita bergerak membantu pencarian dan memberikan pertolongan. Kehadiran kita di sana adalah wujud komitmen Polri untuk selalu ada di tengah masyarakat," tegas Kapolda.

Selain kekuatan utama personel Brimob dan jajaran Direktorat Samapta, Polda Riau juga menyiapkan anjing pelacak (K-9), satu pos komunikasi terpadu, serta akan mengirimkan tambahan bantuan logistik termasuk makanan instan, obat-obatan, dan perlengkapan evakuasi.

Kapolda menekankan tujuh poin penting kepada pasukan yang diberangkatkan:

Mengedepankan semangat gotong royong dan menjaga komunikasi aktif dengan seluruh instansi terkait.

Utamakan keselamatan, minimal bekerja dalam kelompok tiga orang.

Memanfaatkan sarana-prasarana operasi secara optimal dan tetap siaga 24 jam.Meningkatkan sistem piket siaga di lokasi bencana.Membangun komunikasi publik yang positif kepada masyarakat.

Melakukan pengamanan terhadap objek vital yang terdampak.

Menyiapkan rekayasa dan skenario lalu lintas di wilayah sulit akses.Kapolda juga menegaskan agar setiap personel wajib mengenakan identitas kepolisian selama bertugas sehingga masyarakat tahu bahwa Polri selalu hadir dalam situasi apapun.

"Laksanakan tugas mulia ini dengan penuh keikhlasan. Bawa nama baik Polda Riau dan Polri. Jaga marwah institusi dan hadirkan kepedulian nyata untuk saudara-saudara kita," pesan Kapolda.

Di akhir apel, seluruh personel dan peserta apel mengirimkan doa bersama untuk keselamatan masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Sosial

Update Gempa NTT: 47 Meninggal, Lebih dari 5.000 Orang Mengungsi

Sosial

Gempa NTT, TNI Kerahkan Personel, Hercules, dan KRI Bantu Warga Terdampak

Sosial

Data Sementara Gempa NTT: 14 Meninggal, Ribuan Mengungsi

Sosial

Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Ketua TP PKK Inhil Sampaikan Belasungkawa

Sosial

Bupati Kasmarni Serahkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Desa Api-Api

Sosial

Abrasi di Desa Sungai Nyiur Inhil, Sejumlah Bangunan Rusak Berat