PEKANBARU, kabarmelayu.com - GM PLN Wilayah Riau Kepri Feby Joko Priharto menyatakan saat ini sedang menggesa pembangunan sejumlah projek strategis nasional di Riau. Diantaranya, pembangunan transmisi dan gardu induk yang tersebar di kabupaten kota.
Diantaranya di Pangkalan Kerinci, disusul dengan Rengat dan Pasir Pengaraian, serta Bagansiapi-api. Sementara untuk gardu induk di Pasir Putih sudah mulai beroperasi.
"Kalau semuanya sudah bisa beroperasi maka 2017 ini elektrefikasi desa-desa yang belum dialiri listrik semakin meningkat. Saat inikan baru di Pasir Putih, sisanya seperti Rengat, Pasir Pengaraian serta Bagansiapi-api akan menyusul," kata Feby Joko Priharto, Kamis (26/1/17).
Diharapkan akhir bulan ini atau pertengahan Februari gardu induk Pangkalan Kerini Rengat, Pasir Pengaraian dan Bagan Siapi-api sudah tuntas. Dengan begitu ketersediaan daya yang selama ini masih menjadi masalah tak ada lagi.
Selain itu, gardu induk disejumlah daerah lainnya seperti Siak, Bengkalis, Tembilahan dan Kuala Enok sudah masuk dalam Rencana Umum Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL). Diharapkan 2019 mendatang sudah bisa terwujud untuk mendukung kelistrikan di Riau.
Hal ini sesuai dengan fungsi dari PLTU Tenayan Raya itu sendiri yang menjadi tulang punggung kelistrikan bukan hanya di Riau. Tetapi juga untuk Sumatera Tengah.
"Gardu induk inikan difungsikan untuk mendistribusikan daya yang ada di PLTU. Kalau gardu induk ini sudah banyak dibangun di Riau maka masalah kelistrikan sudah terpenuhi," ungkap Feby.
(riauterkini.com)