Jagung dari Pekarangan Mapolsek Pasir Penyu Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Program P2B

Redaksi - Senin, 04 Agustus 2025 19:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/08/_5486_Jagung-dari-Pekarangan-Mapolsek-Pasir-Penyu-Wujudkan-Ketahanan-Pangan-Lewat-Program-P2B.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Yudi/RE
INHU, kabarmelayu.com - Di balik pagar Mapolsek Pasir Penyu, pagi itu tampak pemandangan yang tak biasa. Bukan barisan kendaraan patroli atau antrean masyarakat yang hendak membuat laporan, melainkan tumpukan jagung pipil hasil panen dari kebun sederhana di halaman perkarangan kantor polisi.

Senin pagi (4/8/2025), dengan senyum semringah dan semangat kebersamaan, jajaran Polsek Pasir Penyu melaksanakan panen perdana jagung dari program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Di lahan seluas 8 x 6 meter, sebanyak 67 kilogram jagung pipil berhasil dipanen—sebuah hasil yang cukup membanggakan untuk ukuran pekarangan.

Kegiatan ini bukan sekadar panen. Ini adalah simbol dari kesadaran baru bahwa keamanan tidak hanya soal menjaga ketertiban, tetapi juga soal menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Kapolsek Pasir Penyu, Kompol Jufri, SH, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB itu. Didampingi para perwira dan seluruh personel Polsek, suasana panen terasa seperti sebuah hajatan kecil penuh tawa dan canda. Hadir pula Kanit Binmas AKP Syafril, SH, Kanit Intelkam IPTU Rizal Islami, PS Kanit Lantas IPTU Victor Sylvanus Panjaitan, hingga Panit 1 Reskrim IPTU Tober Simanjuntak.

"Kami ingin tunjukkan bahwa meski tugas utama kami menjaga keamanan, kami juga bisa terlibat aktif dalam menjaga ketahanan pangan. Pekarangan kecil pun bisa dimanfaatkan," ujar Kompol Jufri.

Program P2B ini dilaksanakan secara mandiri. Seluruh penanaman, perawatan, hingga panen dilakukan oleh personel Polsek sendiri. Bagi mereka, bertani di sela-sela kesibukan menjaga keamanan bukan hal yang mustahil justru menjadi bentuk pengabdian yang lain, yang lebih membumi.

Lebih dari itu, Kompol Jufri berharap kegiatan ini bisa menjadi pemantik kesadaran bagi masyarakat luas.

"Kalau seluruh anggota dan masyarakat memanfaatkan pekarangan seperti ini, maka target pemerintah menanam jagung 1 juta hektare sangat mungkin tercapai," tambahnya.

Panen jagung ini bukan hanya soal hasil. Ini adalah tentang harapan, tentang keteladanan, dan tentang semangat gotong royong yang lahir dari tempat yang tak terduga, kantor polisi. Di sela-sela rutinitas patroli dan pelayanan, ada ruang kecil untuk bercocok tanam, untuk kembali menyatu dengan tanah dan alam.

Dan pagi itu, di halaman Mapolsek Pasir Penyu, ketahanan pangan bukan lagi sekadar slogan. Ia hadir dalam bentuk nyata: butiran jagung yang menguning cerah, dipetik oleh tangan-tangan yang biasanya menggenggam pena laporan dan HT patroli. Sebuah panen yang sederhana, namun kaya makna.(Yudi)


Tag:

Berita Terkait

Sosial

Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandis dan Personel Siapkan Kebutuhan Air untuk Tanaman Jagung

Sosial

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Kesuburan Tanaman Jagung

Sosial

Berikut Tahapan Penting dalam Budidaya Tanaman Jagung di Wilayah Binaan Polsek Kandis

Sosial

Pemantauan secara Rutin, Polsek Kandis Jaga Kesehatan Tanaman Jagung Bersama Petani

Sosial

Dari Desa untuk Negeri, Bhabinkamtibmas Merawat Tanaman Jagung Bersama Petani Kandis

Sosial

Pendampingan Rutin, Kanit Binmas Polsek Kandis Turun Langsung Memantau Pertumbuhan Tanaman Jagung