Masyarakat Koto Kombu, Kuansing Minta Pemeintah bangun Turap

Harijal - Jumat, 13 Januari 2017 17:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/01/1ba998012017_masyarakatkotokambu.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
riauterkini.com
Masyarakat Koto Kombu, Kuansing keluhkan beberapa akses jalan yang tidak dapat digunakan akibat longsor

TELUKKUANTAN- Masyarakat di Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan mengharapkan agar pemerintahan Kuansing pada tahun 2017 ini membangun turap penahan tebing di desa tersebut.

Pasalnya, jalan yang berada persis dibawah SD N 004 Koto Kombu itu telah longsor sejak setahun yang lalu, bahkan hingga kini jalan tersebut tidak bisa dilalui warga. Berdasarkan pengamatan dilokasi longsor, jika pemerintah Kuansing tidak secepatnya memperbaiki tebing tersebut maka dikhawatirkan akan bertambah longsor.

Kendatipun jalan itu tidak lagi bisa dilewati warga, namun pemerintahan Kuansing belum juga berniat untuk membangun. Bahkan informasi terakhir yang diterima wartawan, Dinas PUPR Kuansing baru berencana akan menganggarkan pembuatan DED nya saja. Sementara pembangunan turap penahan tebing itu akan dilakukan pada tahun 2018 mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Kabid PUPR Kuansing, Erwan saat ditanya wartawan.

Sementara itu, Kepala Desa Koto Kombu, Firdaus mengharapkan, agar pemerintah lebih cepat membangun turap tersebut. Karena ini merupakan jalan utama yang menghubungkan Dusun Koto dan Dusun Kombu.

Kades juga menambahkan, jika ini di perlambat, maka dikwahatirkan gedung MDA dan bangunan SDN 004 akan ikut terbawa longsor disaat curah hujan tinggi dan air suangai batang kuantan meluap.

"Lebih cepat kan lebih bagus di bangun, soalnya di dekat jalan longsor ini kan ada gedung yang di bangun pemerinah juga, jangan la sampai gedung MDA ini terbawa longsor juga," harap Firdaus.

Sementara itu, Hendri, salah seorang masyarakat setempat juga mengharapkan, agar pemerintahan Mursini-Halim kedepannya lebih memperhatikan pembangunan untuk daerah daerah terpencil seperti Desa Koto Kombu ini.

Sebab, sejak Kuansing dimekarkan, Desa Koto Kombu sangat jauh dari sentuhan pembangunan. "Kedepan kami sebagai masyarakat berharap kepada Bupati Mursini dan wakilnya agar memperhatikan desa kami. Salah satunya pembangunan turap tebing itu dan pengaspalan jalan sepanjang lebih kurang 1300 meter yang berada dibelakang SD Negeri 004," harap Hendri.

Erwan menjelaskan, tebing di Desa Koto Kombu di Kecamatan Hulu Kuantan, dan turap di Desa Pebaun Hulu di Kecamatan Kuantan Mudik dengan alasan Anggaran minim, maka belum bisa di laksanakan pembanguan, dan oleh sebab itu lah kita masukan pembangunan di tahun 2018 mendatang.

Sementara itu, peristiwa yang sama juga dirasakan oleh masyarakat Desa Pebaun Hulu, Kecamatan Kuantan Mudik. Masyarakat setempat berharap pemerintahan Kuansing segera membangun turap penahan tebing didaerah tersebut pada tahun 2017 ini.

"Hanya tinggal dua meter lagi sampai ke jalan, ini kan jalan besar yang menghubungkan Desa Pebaun Hulu dengan Desa Saik," tuturnya dengan penuh harapan.  (riauterkini.com)

Berita Terkait

Sosial

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Sosial

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Sosial

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Sosial

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Sosial

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Sosial

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru