kabarmelayu.comINHIL - Aktivis mahasiswa Indragiri Hilir (Inhil) yang tergabung dalam Gerakan
Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengadakan acara mimbar bebas sebagai Pro
Demokrasi di lapangan Gajah Mada Tembilahan, Sabtu malam (24/8/2024).
Diketuai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indragiri Hilir (Inhil), Rio Febriansyah, aksi dihadiri para mahasiswa dan juga pemuda Tembilahan.
Mimbar bebas menjadi tempat bagi mereka untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang menjadi polemik setelah Badan Legislasi (Baleg) DPR yang mencoba untuk merevisi UU Pilkada.
Dalam acara ini, berbagai ekspresi disuarakan. Mulai dari orasi oleh aktivis mahasiswa, pembacaan puisi oleh seniman dan sastrawan, penampilan musik, dan dialog terbuka dan bisa disaksikan oleh masyarakat yang hadir.
Rio Febriansyah penanggung jawab sekaligus ketua DPC GMNI Inhil menjelaskan, kegiatan mimbar bebas ini merupakan bentuk pengawalan atas putusan MK.
"Ini adalah wujud kami untuk mengawal putusan MK yang mencoba di anulir oleh Politisi DPR RI. Selain aktif di media sosial, ini juga cara kami menyatakan pendapat secara sah di muka umum," ucap Rio.
Menutup orasinya, Rio Febriansyah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini, termasuk kepada pihak kepolisian yang memberikan pengamanan dan sikap terbuka dalam kegiatan ini.
"Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman dari mahasiswa, seniman sastrawan, dan musisi yang turut serta menyukseskan agenda ini. Terima kasih juga kepada pihak kepolisian yang sangat terbuka, dengan respon yang baik dan mengawal kegiatan mimbar bebas ini berlangsung aman dan lancar," tutup RioFebriansyah.(me)