Cegah Stunting, BAZNAS Kabupaten Siak Salurkan Dana Zakat Rp.111.600.000,-

Harijal - Senin, 11 Desember 2023 22:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/12/c5e659122023_untitled5.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Baznas Siak

SIAK - Dalam upaya pencegahan stunting Badan Amil Zakat Nasional (Bazmas) Kabupaten Siak salurkan dana Zakat sebesar Rp. 111.600.000,- untuk 2 Kecamatan, Siak dan Mempura. Bertempat di kantor Graha Zakat BAZNAS Kabupaten Siak, Senin (11/12/2023).

Bantuan diserahkan langsung oleh Asisten III Bupati Siak H Rozi Chandra, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Siak H Samparis Bin Tatan, S.Pd.I beserta seluruh pimpinan BAZNAS Siak, Ketua BKMT Kabupaten Siak Hj. Ananda Laila Putri, S.E Kepala Dinas BP2AKB Noni Paningsih dan Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Siak.

Dalam sambutannya H Samparis menyampaikan, bantuan ini merupakan dana Zakat yang telah kami himpun kemudian kami salurkan kedalam berbagai program sebagai upaya bersama Pemerintah Daerah dalam penanganan stunting.

"Total penerima manfaat sebanyak 93 Mustahik yang tersebar di dua Kecamatan Siak dan Mempura. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan tumbuh kembang kesehatan Balita," jelasnya.

Bantuan yang kami salurkan berjumlah Rp. 111.600.000,- sementara masing-masing penerima manfaat mendapatkan Rp. 1200.000,-. Ketua BAZNAS berharap kepada orang tua (Mustahik) dapat membelanjakan sesuai kebtuhan balitanya seperti tujuan dari bantuan ini. tandasnya.

Sementara itu Ketua BKMT juga menyampaikan Seperti diketahui bersama, stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak.

"Faktor Penyebab stunting juga dipengaruhi oleh pekerjaan ibu, tinggi badan ayah, tinggi badan ibu, pendapatan, jumlah anggota rumah tangga, pola asuh, dan pemberian ASI eksklusif, selain itu stunting juga disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti pendidikan ibu, pengetahuan ibu mengenai gizi, pemberian ASI eksklusi," terangnya.

Karena setiap balita yang lahir merupakan generasi penerus yang harus kita perhatikan. oleh sebab itu Pemerintah terus memprogramkan bayi sehat melalui posyandu yang ada untuk mengukur kondisi balita tersebut sehat dan terhindar dari penyakit stunting.

"Kepada setiap ibu harus rutin membawa anak ke Posyandu guna memantau kesehatan dan pertumbuhan sang balita," kata Ananda Laila Putri.

Sementara Asisten III Bupati Siak mengapresiasi berbagai program-prgram BAZNAS yang sangat membantu Pemerintah Daerah dalam hal penengentasan kemiskinan juga pravalensi stunting.

"Stunting ini merupakan penyakit yang menghambat tumbuh kembang nya sang balita. Jadi dalam hal ini sangat diperlukan pemenuhan gizi bagi balita, dan dalam hal ini Pemerintah Daerah juga tidak akan bisa menyelesaikan persoalan stunting jika tanpa dukungan dan kerja sama dari semua pihak yang terkait," katanya.

Dalam hal mencegah stunting harus dimulai dari keluarga terkecil, yaitu peran utamanya adalah para orang tua. dan kemudian tetangga dan pihak terkait lainnya.

"Jika semuanya singkron, maka persoalan stunting Insya Allah bisa kita tekan serendah mungkin, tapi kita tetap berusaha bagaimana di Kabupaten Siak bisa zero stunting," tegasnya.

Pemerintah sangat berharap agar bantuan yang diberikan oleh BAZNAS ini dapat digunakan sesuai tujuan. "Pergunakanlah untuk nutrisi Balita," harap Asisten III.

Salah seorang penerima manfaat, Ibu Meliana (27) asal Kampung Benteng Hilir sangat senang atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS, "Tentunya akan saya belanjakan sesuai kebutuhan anak saya," katanya.

"Semoga para Muzaki selalu diberikan kesehatan, kelancaran rezeki yang barokah," tutupnya.(man)

Berita Terkait

Sosial

Populasi Lalat Meningkat, Peternak di Kulim Janji Perbaiki Pengelolaan Kandang

Sosial

KPU Gandeng PWI Pekanbaru, Teken MoU Perkuat Sinergi Informasi dan Tugas Kelembagaan

Sosial

Viral Kasus Pelecehan Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerjasama Debt Colector

Sosial

Berikut Lokasi Empat Titik Pasar Murah Pemprov Riau di Pekanbaru Pekan Ini, Cek Harganya!

Sosial

Gawat! Harimau Berkeliaran di Pulau Burung Inhil, Sekolah Tatap Muka Dihentikan Sementara

Sosial

Kodiklat TNI Cetak 734 Perwira Prajurit Karier TNI Gelombang I TA 2026