Bantuan Stimulan BBR Desa Serombou Indah Diduga Diselewengkan

Harijal - Sabtu, 14 November 2015 19:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2015/11/946196112015_kabarmelayu_bantuankorban.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
rec

Kabar Melayu (PS.PANGARAIAN) - Sejumlah warga yang rumahnya terkena dampak banjir di Desa Serombou Indah, Kecamatan Rambah Hilir, Rokan Hulu, mengeluhkan kinerja pemerintahan desanya.

"Kuat dugaan Kades Serombou Indah bersama Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rokan Hulu, Herry Islami, bermain dalam pengalokasian program sosial melalui bantuan stimulan Bahan Bangunan Rumah (BBR)." 

Demikian dikatakan salah seorang warga Serombou Indah. Menurutnya bantuan BBR tersebut tidak tepat sasaran. Jika seharusnya bantuan diterima oleh warga terdampak banjir, tetapi yang menerima justru warga yang tidak terkena dampak banjir.

Selain itu, dari nilai bantuan yang jumlahnya mencapai Rp22 juta untuk satu unit rumah terdampak, ternyata yang sampai kepada warga hanya Rp20 juta saja. Diduga kuat instansi terkait melakukan pemotongan yang jumlahnya mencapai Rp2 juta.

Informasi yang berhasil dirangkum, terungkap beberapa nama-nama penerima bantuan yang patut diragukan dalam lampiran Keputusan Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi tanggal 22 Juni 2015.

Nama-nama tersebut yakni, BH, di kelompok Melati, warga Dusun Pekan Lama Desa Serombou Indah. Diketahui, BH merupakan pejabat desa. Selanjutnya, NM, di kelompok Kenanga yang merupakan warga Pekan Lama dari Desa Serombou Indah. NM ini diketahui merupakan istri pejabat desa. Kemudian, SD, di kelompok Seroja yang merupakan warga Pekan Lama, Desa Serombou. SD adalah anak pejabat desa. 

Sedangkan JD yang berada di kelompok Mawar, tidak dikenali oleh masyarakat desa setempat, termasuk orang yang berada di kelompok ini sendiri.

Selain itu, banyak masyarakat di luar desa itu yang turut menerima bantuan. Seperti dari Kecamatan Rambah dan desa lainnya. Sementara, warga tempatan yang terkena musibah dan seharusnya menerima bantuan, tidak diperhatikan. 

"Untuk Desa Serombou Indah ini, ada 100 Unit yang mendapat bantuan. Kami minta nama-namanya agar di publikasikan, Bupati mengetahui nama-nama yang pantas mendapat atau tidak. Coba dulu pihak Disosnakertrans Rohul turun ke lapangan, cek nama-nama penerima serta lihat KTPnya," kata warga yang enggan dipublikasi namanya ini.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Desa Serombou Indah, Basri H, melalui selulernya, tidak berhasil. Nomor yang bersangkutan dalam keadaan tidak aktif. 

Dari kalangan wartawan di Pasir Pangaraian, tersiar kabar sang Kades mengundang duapuluhan wartawan untuk memberitakan hal positif terkait bantuan BBR korban banjir tersebut, dengan catatan memberitakan yang baik-baik. Masih dari sumber informasi yang sama, wartawan disebut menerima "uang caro" dari sang Kades yang jumlahnya antara Rp200ribu hingga Rp500ribu.(rec)

Berita Terkait

Sosial

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Sosial

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Sosial

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Sosial

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Sosial

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Sosial

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru