Hari Down Syndrome se-Dunia, Hj. Novilia: Mari Kita Tingkatkan Kepedulian Pada Anak-anak

Harijal - Senin, 22 Maret 2021 08:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/03/591524032021_untitled21.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

PEKANBARU - Tanggal 21 Maret ini, ditetapkan sebagai Hari Down Syndrome atau hari peringatan anak-anak berkebutuhan khusus se-Dunia. Karena itu, mari lebih kita tingkatkan kepedulian kita pada anak-anak ini.

Demikian ditegaskan Ketua SOIna (Special Olympic Indonesia) Provinsi Riau, Hj. Novilia SE, sempena Hari Down Syndrome se-Dunia (HDSD) di Pekanbaru Minggu (21/3). "Ayo kita lebih peduli antar sesama dan kita sosialisasikan peringatannya," tegas Novi.

Menurut Novilia, sejauh ini, kepedulian SOIna kepada anak-anak down syndrome terbilang baik, karena ikut mencurahkan waktu dan pengabdian kepada organisasi ini. Tapi semua itu belum cukup. Karena masih banyak yang harus dilakukan oleh SOIna.

"Ke depan, kita harus terus mensosialisasikan anak-anak down syndrome melalui SOIna. Kita punya tanggung jawab moral untuk meningkatkan kesadaran publik serta menciptakan imej di Riau bahwa anak-anak ini butuh perhatian bersama. Hak-hak  inklusi dan kesejahteraan mereka, juga mesti jadi prioritas," ujarnya.

   Anak down syndrome, lanjutnya, memiliki hak dan kesempatan yg sama dgn temannya yg lain untuk mengembangkan potensi yg ada dalam dirinya. Termasuk dalam mengembangkan bakat dalam bidang olahraga serta kemampuan sosial mereka, baik dalam masyarakat maupun dalam pemerintahan.

Hj. Novilia SE, ketua SOIna Riau

HDSD ini, kata Novilia, adalah momen yang tepat untuk saling mengingatkan dan memberitahukan  bahwa kita adalah keluarga besar yang memiliki hak dan kesempatan yang sama. "Kita juga berharap, agar para orang tua, guru, keluarga besar SOIna, para relawan,  teman, sahabat dan seluruh masyarakat dapat menyadari bahwa anak-anak down syndrome bukanlah pembatas di antara kita," tegasnya.

Karena itu, Novilia juga mengingatkan, jangan ada lagi ada anggapan bahwa anak-anak down syndrome adalah anak-anak yang susah berkembang, terkebelakang atau kata-kata lain yang berkonotasi merendahkan. Karena mereka adalah bagian dari kita dan mereka juga bisa berprestasi secara nasional maupun internasional.

Apalagi, tahun depan, tepatnya Januari 2022 mendatang anak-anak berkebutuhan khusus ini, akan menjadi duta- duta Negara Indonesia dalam SOI International Winter Games di Kazan, Rusia. Mari kita dukung, beri semangat dan motivasi kepada mereka.

Di bagian lain Novilia menjelaskan, SOIna Riau sudah berdiri lebih kurang 25 tahun. Dalam kurun waktu itu, para pengurus, pelatih dan orang tua anak-anak down syndrome  sudah bekerja keras membangun kepercayaan diri mereka. "Kepercayaan ini, harus terus kita tanmakan dan tingkatkan," kata Novilia bersemangat. (rls)

Berita Terkait

Sosial

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Sosial

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Sosial

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Sosial

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Sosial

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru

Sosial

Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎