Bantuan Peduli Sesama Rumah Yatim untuk Mutiara, Korban Lakalantas di Pekanbaru

Harijal - Jumat, 12 Februari 2021 21:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/02/6c3e27022021_untitled13.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Rumah Yatim Cabang Riau

PEKANBARU - Jumat (12/2) siang ini, tim relawan Rumah Yatim Cabang Riau mengunjungi Mutiara, salah satu putri Ibu Efri yang mengalami kecelakaan lalu lintas dan kini dirawat di Rumah Sakit Tentara Pekanbaru, Jalan Kesehatan No.2, Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.

Ibu Efri tinggal bersama ketiga anaknya Mutiara, Rafli dan Rendi di kawasan Jalan Sembilang, RT.01/RW.11, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru. Sehari-harinya, ia bekerja secara serabutan sebagai pengumpul barang bekas dan pengasap ikan lele, ia terpaksa menjadi tulang punggung keluarga sejak sang suami meninggal dunia 6 tahun silam.

Penghasilan Ibu Efri dari mengumpulkan barang bekas dan mengasap lele pun tak selalu dapat mencukupi kebutuhan harian, apalagi biaya pendidikan ketiga anaknya. Sebelumnya, Rumah Yatim pun telah memberikan bantuan pendidikan untuk ketiga anak Ibu Efri pada November 2020 lalu.

Kabar duka sampai ke tim relawan sejak Kamis (11/2) kemarin. Mutiara, salah satu putri Ibu Efri, mengalami kecelakaan lalu lintas ketika ia hendak membeli makanan. Bagian tungkai Mutiara mengalami luka-luka yang cukup parah, khususnya di bagian lutut yang terbuka karena benturan aspal. Mutiara pun sempat dibawa ke puskesmas terdekat oleh warga setempat, namun pihak puskesmas tak sanggup menangani kondisi tungkai Mutiara yang cukup parah.

Selanjutnya, Mutiara dibawa ke RS Tentara Pekanbaru, untuk menjalani operasi kecil di bagian kanan lutut guna menangani lukanya yang mengalami pendarahan.

"Saya tak sanggup melihat kondisi anak saya yang kesakitan dan lukanya terus mengucurkan darah, ketika sampai rumah sakit dan harus dioperasi saya langsung memberikan persetujuan agar Mutiara bisa selamat dan kembali pulih", tutur Ibu Efri penuh kekhawatiran atas kondisi putrinya.

Pada pukul 10.00 pagi tadi, Mutiara selesai menjalani operasi di bagian lutut kanannya, operasi berjalan lancar dan kini Mutiara menjalani proses pemulihan di ruang rawat inap RS Tentara Pekanbaru.

"Alhamdulillah pada kesempatan ini selain menjenguk Mutiara, kami juga menyampaikan bantuan peduli sesama berupa uang tunai juga buah-buahan dan makanan ringan untuk menunjang pemulihan Mutiara", terang Rizky, salah satu relawan Rumah Yatim yang ikut menjenguk Mutiara.

Ibu Efri sangat bersyukur atas kunjungan serta bantuan yang disampaikan tim relawan Rumah Yatim.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Rumah Yatim dan Donatur yang selalu memberikan kepeduliannya untuk keluarga saya. Semoga semua kebaikannya dibalas dengan yang lebih baik oleh Allah SWT, dan selalu di lapangkan pula rezekinya, Amiin", tutur Ibu Efri penuh haru kala menerima bantuan.

#PejuangKebaikan mari bantu Mutiara kembali pulih agar bisa meraih cita-citanya dengan donasi ke Rumah Yatim di Jalan Durian No.13, Kelurahan  Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

atau melalui transfer di no rekening :

BCA 220 139 8888Mandiri 1720 000 384 125An Yayasan Rumah Yatim Arrohman

www.rumah-yatim.org

Berita Terkait

Sosial

Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan

Sosial

Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari

Sosial

Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel

Sosial

Hotspot Riau Sore Ini Turun Drastis

Sosial

Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang

Sosial

Sholat Istisqa Digelar di Teluk Meranti, Warga Berdoa Memohon Turunnya Hujan