Peduli Covid-19, SKK Migas - PT CPI Bantu 23 Tempat Tidur

Harijal - Senin, 27 April 2020 20:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/04/974fec042020_untitled14.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

DUMAI - Selain keterbatasan alat pelindung diri, para tenaga medis di garda depan penanganan Covid-19 juga menghadapi masalah keterbatasan ruang isolasi. Bagi Kota Dumai, yang merupakan pintu gerbang masuknya WNI yang kembali dari negara tetangga, ruang isolasi yang memadai sangat diperlukan. Apalagi saat ini Kota Dumai sudah berstatus Zona Merah.

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19, SKK Migas - PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Dumai meningkatkan kapasitas ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai dengan menyumbangkan 23 tempat tidur untuk pasien lengkap dengan matras dan tiang infus.

Hadir dalam penyerahan bantuan, Wali Kota Dumai, Zulkifli AS didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Syahrinaldi dan Direktur RSUD Dumai drg. Ridhonaldi.

Penyerahan bantuan dilakukan Team Manager Dumai Operation PT CPI, Yudianto Utomo langsung kepada Walikota Dumai Zulkifli AS di RSUD Dumai, Senin, (27/4/2020).

”Atas nama seluruh warga Dumai, izinkanlah saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk segala pengorbanan dan keikhlasan dalam membantu penanganan pandemi COVID-19 di Kota Dumai,” ungkap Wali Kota Dumai Zulkifli AS.

Direktur RSUD Dumai drg. Ridhonaldi mengatakan bahwa tambahan tempat tidur pasien sangat diperlukan dan akan langsung digunakan di ruang isolasi gedung baru RSUD. Saat ini, kapasitas ruang isolasi di RSUD Dumai hanya 25 tempat tidur.

"Dengan adanya bantuan SKK Migas – PT CPI tersebut, RSUD Dumai akan mampu menampung hingga 48 pasien di ruang isolasi COVID-19," tambahnya.

Secara terpisah, GM Corporate Affairs Assets PT CPI Sukamto Tamrin menyatakan bahwa bantuan SKK Migas - PT CPI sebagian besar disalurkan melalui Gugus Tugas Penanganan COVID-19 agar lebih terkoordinasi dan tepat sasaran. Untuk bantuan tempat tidur pasien, rencana total bantuan sebanyak 73 unit. Sebagian tempat tidur masih dalam proses pengiriman dari Bogor.

Selain Kota Dumai, Sukamto menyatakan bantuan PT CPI.juga akan diberikan kepada sejumlah fasilitas kesehatan di sekitar wilayah operasi PT CPI, di antaranya RSUD Mandau Duri, Kabupaten Bengkalis, dan Rumah Sakit Tipe D Minas, Kabupaten Siak.

Untuk mendukung percepatan penanganan COVID-19 di Riau, tambah Sukamto Thamrin, SKK Migas - PT CPI juga akan menyalurkan bantuan total sebanyak 10.000 masker medis; 6.000 masker N95; 1.500 pakaian dekontaminasi (hazmat), 5.000 hand sanitizer; dan 1.450 paket sembako.

"Selain di Riau, PT CPI juga menyumbangkan 500 pakaian dekontaminasi dan 1.000 hand sanitizer di Jakarta," terangnya.

Di samping bantuan perusahaan, PT CPI juga menggugah semangat kesukarelawanan dari para pegawainya. Melalui komunitas masing-masing, mereka menyumbangkan berbagai jenis bantuan kepada ribuan penerima manfaat, seperti Alat Pelindung Diri (APD), multivitamin, susu, hand sanitizer, paket sembako, penyemprotan disinfektan, dan lain-lain. (MCR)

Berita Terkait

Sosial

Panglima TNI Hadiri Penyerahan Hasil Penertiban Kawasan Hutan Tahap Kedelapan

Sosial

Kepala BNNK Pekanbaru Bekali 2.900 Mahasiswa Baru Unilak tentang Bahaya Narkoba

Sosial

Dewan Pengurus Korpri Inhil 2026-2031 Dikukuhkan

Sosial

Jarak Pandang 800 Meter, Dua Pesawat Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Sosial

Sambut HUT ke-27 Siak, BRK Syariah Gelar Safari Haji, Realisasi Porsi Haji Capai 614

Sosial

Hotspot Melonjak Lagi, Sumatera 4.806, Riau 16, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat