PEKANBARU - Setelah sukses dengan album perdananya ‘Tangih Ranah Bundo’ karya Erwin Agam, Penyanyi cilik Minang Sazqia Rayani kelahiran Pekanbaru yang kini beranjak remaja kembali merilis album keduanya berjudul ‘Isak Di Ujuang Tangih’ karya Erwin Agam.
"Insya Allah, 2018 ini album kedua Sazqia segera beredar,” ujar Sazqia, Kamis (25/1/2018).
Menurut Sazqia, album keduanya masih digarap om Erwin Agam berisi 10 tembang anyar, "Syairnya tetap baibo,” ujar Sazqia.
Ditanya kenapa tema lagunya baibo, Sazqia mengaku cengkok tersebut cocok dengan suara Sazqia, "Mudah mudahan album kedua Sazqia ini dapat diterima masyarakat,” ujar Sazqia yang kini duduk di bangku Kelas 9 SMP Negeri 18 Pekanbaru ini.
Seperti remaja lainya, Sazqia putri kedua dari dua bersaudara pasangan Fitrah Tanjung asal Tigo Baleh Bukittinggi dan Ernita Koto, Sungai Tarab - Sitakuak Batusangkar, sehari harinya bersekolah dan mengikuti berbagai lest privat. Libur Sabtu - Minggu Sazqia mengisi waktu luangnya untuk bernyanyi di undangan pesta.
Bakat penyanyi cilik ini sudah terlihat sedari kecil saat pelajar kelas 5 Sekolah Dasar 27 Kota Padang ini mengikuti kompetisi lomba lagu dan berhasil meraih perestasi.
Berkat kenyakinan dan keseriusannya belajar dan berlatih, akhirnya Sazqia cilik pengagum artis Minang Vanny Zabiola , Roza Selvia dan An Roys ini dilirik Diva Studio Padang untuk rekaman album pertamanya yang di rilis di tahun 2014, ‘Tangih Ranah Bundo’ karya Erwin Agam yang beredar luas sekitar 12 ribu copy.
Sazqia berharap album keduanya berjudul ‘Isak Di Ujuang Tangih’ karya Erwin Agam bisa mencapai puncak tangga lagu, dan terjual ratusan ribu copy, "Beri Do’a nya Ya.., Amin," ujar Sazqia. ***