27 Pemuda Sanggar Tuah Abdi Unisi Pentas di Anjungan Idrus Tintin

Harijal - Sabtu, 10 Desember 2016 21:26 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/12/6d79ba122016_sanggartuahabdi.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
pra/riaueditor.com
pra/riaueditor.com Sanggar Tuah Abdi Unisi Berangkatkan 27 Pemuda Untuk Mentas di Anjungan Idrus Tintin.

INHIL, kabarmelayu.com - Sebuah mimpi yang segara menjadi nyata, 27 pemuda pengiat seni yang tergabung dalam Sanggar Teater Tuah Abdi asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menampilkan kebolehannya dalam seni Lakon di gedung teater Anjungan Seni Idrus Tintin Pekanbaru, Riau.

Rombongan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (Unisi) yang tergabung dalam Art Manifesto Unisi (AMUNISI) diberangkatkan dengan Bus Pemkab Inhil.

"Ini keberangkatan rombongan pertama Amunisi sebanyak 27 orang, nanti akan menyusul satu rombongan lagi untuk tahap kedua pada tanggal 14 Desember mendatang," ungkap Pimpinan Produksi Sanggar Teater Tuah Abdi, Roma Irama saat ditemui media ini saat sebelum keberangkatan, Sabtu (10/12/2016).

Dijelaskan, setibanya di kota Bertuah Pekanbaru rombongan pertama Teater Tuah Abdi akan langsung memantapkan penampilan dengan latihan dan mempersiapkan keperluan seperti Artistik serta persiapan panggung lainnya.

Sementara itu, Saipudin Ikhwan pencipta naskah `Mimpi Buruk Di Waktu Senja` yang akan dibawakan oleh Sanggar Teater Tuah Abdi pada 16 Desember mendatang, sedikit menggambarkan jalannya cerita yang menurutnya sangat menarik dan mampu memancing emosional penonton.

"Cerita ini mengisahkan tentang dunia pendidikan, dimana sebagian masyarakat masih memandang tidak pentingnya pendidikan tinggi bagi kaum perempuan. Dengan jalan cerita dikemas seapik mungkin, saya yakin ini akan menghipnotis dan memancing emosional penonton," ujar Saipudin Ikhwan yang akrab disapa Boboi ini.

Menurutnya, penggarapan teater yang memakan waktu selama 4 bulan tersebut sudah cukup matang. Dan ia yakin akan menampilkan yang terbaik di Anjungan Seni Idrus Tintin Pekanbaru, tempat yang menjadi impian para seniman bisa menampilkan kebolehannya.

"Persiapan lebih matang, kalau udah keluar `kandang` jangan sampai memalukan, apalagi ini kesempatan pertama kali yang digerakkan para pemuda," ucapnya.

Selain itu diungkapkannya, usai agenda di Pekanbaru direncanakan ia bersama kawan-kawan teater Tuah Abdi juga berencana besar untuk melangsungkan pementasan di Kota Gudeg, Yogyakarta 2017 mendatang.

"Tidak sampai disini, Insya Allah tahun 2017 kita dari Sanggar Teater Tuah Abdi akan tampil di Yogyakarta," pungkasnya.(rec)

 

Berita Terkait

Seni

Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas

Seni

Polsek Kandis Kawal Pemakaman Jenazah Mr. X

Seni

Program Ketahanan Pangan, Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Tumpang Sari

Seni

H. Haris Bantah Tuduhan Penjarahan Sawit, Kuasa Hukum: Lahan 110B Sudah Diserahkan Satgas PKH ke PT ASI

Seni

Paguyuban UPT SDN 024 Tarai Bangun Gelar Pelepasan Siswa Kelas VI

Seni

Gagal Salip Truk Tangki, Pemotor di Soekarno Hatta Tewas Terlindas