Gubernur Syamsuar Bacakan Puisi Saat Silaturahmi Bersama Guru Sastra Riau

Harijal - Senin, 27 Desember 2021 16:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/2503ac122021__9365_gubernursyamsuarbacakanpuisisaatsilaturahmibersamagurusastrariau.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

PEKANBARU - Dihadapan puluhan guru-guru sastra Riau, Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi membacakan sebuah puisi. Puisi yang dibaca oleh mantan Bupati Siak itu berjudul 'Tuhan Ini Doaku Karya Muhammad Nasir'.

Puisi tersebut dibacakannya saat melakukan silaturahmi bersama Perkumpulan Rumah Seni Asnur Riau di Balai Pelangi Komplek Rumah Dinas Gubri, Senin (27/12/2021).

Terlihat Syamsuar membacakan bait demi bait dalam puisi tersebut dengan penuh penghayatan dan tampil dengan percaya diri. Adapun puisi yang dibacakan yakni:

Tuhan, Ini DoakuKutulis diujung tangisSetelah derai air mata

Saat malam mengunci sunyiTuhanDari sajadah pintar kuantar doa

Bersimpuh luruh aku diharibaanmuRasa tak cukup kata-kata

Untuk mengucapkan harap dijiwaTuhanTak mampu ku eja luka

Dan membaca pilu mengiris jiwaGugur semua kenangan fana

Terhampar dan terdampar TuhanIzinkanlah aku mengucap pinta dengan segenggam kata

Bersama luka dan derai air mataSatukan kembali jiwa kami

Jauhkan kami dari iri benci sesama TuhanItulah doakuKabulkanlah ya Allah, aamiinn

Gemuruh tepuk tangan dari para guru-guru sastrapun lantang terdengan di pendopo tempat acara berlangsung.

Syamsuar mengharapkan karya sastra baik pantun dan puisi tetap terjaga dan semakin berkembang pada generasi penerus.

Kepada Perkumpulan Rumah Seni Asnur Riau, Syamsuar mengajak untuk terus berkarya dan mengukir prestasi melalui karya sastra sehingga nama Riau semakin dikenal.

"Kami harapkan juga Perkumpulan Rumah Seni Asnur Riau tetap bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak daerah agar bisa berkarya lebih maju," harapnya.

Ia yakin, di Riau banyak anak-anak yang bisa mengikuti guru sastra yang terhimpun dalam Perkumpulan Rumah Seni Asnur Riau.

Dalam silaturahmi tersebut, Perkumpulan Rumah Seni Asnur Riau memberikan piagam peserta terbanyak video pantun, piagam puisi peserta terbanyak, buku pantun, buku puisi dan tropi kepada Gubernur Syamsuar, yang merupakan hasil karya sastra yang diperoleh oleh guru-guru yang terhimpun dalam Perkumpulan Rumah Seni Asnur Riau.

"Terimakasih, dan kami juga mengucapkan tahnia kepada guru-guru yang telah memperoleh prestasi dan penghargaan. Saya bangga," ujar Syamsuar.

"Riau adalah sebuah negeri yang punya khasana di bidang sastrawan dan kebudayaan. Tentu ini harus kita pertahankan, agar usaha untuk meningkatkan kemajuan negeri bisa dikembangkan dimasa yang akan datang," pungkasnya. (**)

Berita Terkait

Seni

Diduga Curi Buah Sawit di Kebun PT. APN, Humas Laporkan ke Polsek Keritang

Seni

Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Seni

Dr. M. Taufikurrahman Kembali Pimpin PD IKA UNRI Meranti

Seni

Polda Riau Sita 9 Bungkus Besar Narkotika dari Penangkapan di Perbatasan Pekanbaru-Pelalawan

Seni

Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

Seni

Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas