Desainer Muda Riau Bawa Batik Bono ke Kancah Nasional

Harijal - Selasa, 26 Oktober 2021 09:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/10/499d87102021_desainermudariaubawabatikbono.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Andi Fitri Hartuti

PEKANBARU - Rumah Batik Andalan (RBA) binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berkolaborasi dengan perancang busana asal Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Andi Fitri Hartuti. Andi merupakan perancang busana ternama yang membuat koleksi busana muslim ready-to-wear. Kali ini, kolaborasi antara keduanya menggunakan rangkaian batik berbahan viscose dari PT Asia Pacific Rayon (APR).

Andi mengatakan koleksi ini merupakan dibuat dengan pewarna alami yang berasal dari daun ketapang, kulit jengkol dan jati. Untuk motif, ia terinspirasi dari tumbuhan yang berada di lingkungan sekitar rumah, seperti motif daun sirih, daun pegagan, daun teratai dan timun suri yang dipadukan dengan motif gelombang bono yang merupakan motif ikonik dari RBA.

“Saya sangat senang dan bangga mendapat kesempatan kolaborasi ini karena membawa batik Riau ke kancah nasional. Saya juga bersyukur APR memfasilitasi pemotretan di rooftop Senayan City Mall dan saya juga bisa mengunjungi dan memanfaatkan fasilitas Jakarta Fashion Hub,” ujar Andi Senin (25/10/2021).

Koordinator RBA , Ade Irmawani menyebut ia dan para pembatik lain tidak menyangka kain batik mereka dapat digunakan menjadi busana yang bernilai tinggi.

“Biasanya batik RBA dibeli pelanggan untuk dipakai sebagai seragam kerja atau baju pesta di daerah, namun kerjasama APR membuat kain batik kami tampil jauh lebih bernilai dalam fashion,” ujarnya.

Communications and Community Development APR, Metti Haryanti menuturkan APR terus mendukung potensi perancang busana lokal untuk mencapai pasar nasional sehingga menggairahkan kembali industri teksil, industri kreatif dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah kondisi pandemi ini.

APR juga gencar mendukung pemerintah daerah untuk mengembangkan kerajinan batik lokal yang terkenal dengan sebutan batik Bono itu. Hal ini dibuktikan dengan APR mengadakan pelatihan bagi para pembatik di Rumah Batik Andalan seperti pelatihan pembuatan desain motif dan pelatihan batik pewarna alam.

“Kolaborasi ini juga sejalan dengan semangat “Everything Indonesia”, dengan mengajak seluruh pihak untuk menggunakan bahan baku yang berasal dan diproduksi di Indonesia,” kata Metti, Senin (25/10/2021).

PT RAPP, bagian dari grup APRIL dan APR merupakan perusahaan yang berada di bawah naungan Grup Royal Golden Eagle (RGE), sebuah perusahaan berbasis sumber daya alam yang beroperasi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. (MCR)

Berita Terkait

Seni

Arwin AS, Mantan Bupati Siak Dua Periode Berpulang ke Rahmatullah

Seni

Laba Hijau dari Ubi dan Limbah

Seni

Kasus Penyerangan Kelompok Tani di Muara Langsat, Kuasa Hukum Bantah Narasi Korban Tak Mau Jadi Saksi

Seni

Polresta Pekanbaru Gencarkan Razia Hiburan Malam, Pengunjung Diperiksa, Satu Positif Narkoba

Seni

Babinsa 05/RM Patroli di wilayah Jalur Pipa Sektor Selatan Bangko Jaya Rohil

Seni

Target Kemenangan Beruntun Keenam, PSPS Bidik Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC Bekasi Sore Nanti