Film ‘Dendam Cinta’ Sutradara Parlindungan Goes to Campus

Harijal - Rabu, 16 November 2016 20:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/11/3b4706112016_filmdendamcinta.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
rla/parlindungan
Sanggar Lisendra Dua Terbilang Pekanbaru akan lakukan pemutaran film berjudul ‘Dendam Cinta’ di Auditorium Fakultas Hukum UIR. Film besutan Sutradara Parlindungan itu akan diputar secara terbuka pada 19 November 2016 mendatang.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sanggar Lisendra Dua Terbilang Pekanbaru akan lakukan pemutaran film berjudul ‘Dendam Cinta’ di Auditorium Fakultas Hukum UIR. Film besutan Sutradara Parlindungan itu akan diputar secara terbuka pada 19 November 2016 mendatang.

Konon, film yang diproduksi pada Juli 2015 lalu itu merupakan karya putra daerah Riau yang memiliki format durasi panjang hampir dua jam. Ketika diwawancarai, Parlindungan mengatakan, film Dendam Cita dilaunching bersamaan dengan pencanangan ‘Bangga 100 Persen Film Lokal’ oleh Media Action Entertainment dan Sanggar Lisendra Dua Terbilang.

"Film ini sebenarnya merupakan karya produksi tahun 2015 lalu. Film ini bercerita tentang kisah percintaan dengan mengangkat unsur kearifan lokal berupa cerita Lancang Kuning," katanya pada Selasa (15/11/2016).

Parlindungan menjelaskan, film ini tak hanya akan diputar di sejumlah kampus Riau, tapi juga akan diputar di sejumlah kampus lain di Sumatera Barat dan negeri jiran Malaysia.

"Rencananya, setelah pemutaran di kampus UIR, kita akan lakukan pemutaran juga di ISI Padang Panjang dan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM)," paparnya.

Terpisah, pemeran utama wanita film ‘Dendam Cinta’ Rahma Yenny mengatakan, film tersebut mengambil gambar di Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis. Desa Sepahat yang berlokasi di pinggir laut tersebut merupakan gambaran menarik tentang komunitas masyarakat melayu yang hidup di wilayah pesisir.

Rahma Yenny menyebutkan, sejak film tersebut dirilis dan diputar di beberapa tempat, kawasan laut Desa Sepahat berhasil diangkat menjadi destinasi wisata baru di Riau.

"Alhamdulillah, sejak beberapa kali pemutaran seperti di Idrus Tintin dan sejumlah tempat lainnya, minat berwisata ke Desa Sepahat semakin bagus daripada sebelumnya," jelasnya.

Terkait pencanangan Bangga 100 Persen Film Lokal, Rahma Yenny menjelaskan, kondisi film Indonesia saat ini jauh lebih baik daripada sebelumnya. "Paling tidak, film Indonesia tidak lagi identik dengan film horor. Tapi sudah punya tema yang lebih banyak dan beragam," ucap Rahma.

Penasaran dengan film tersebut, silahkan datang beramai-ramai ke Auditorium FH UIR pada 19 November nanti, dan simak keunggulan pantai Desa Sepahat yang digambar dalam film berjudul ‘Dendam Cinta’ karya sutradara Parlindungan.(rec)

Berita Terkait

Seni

Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak

Seni

Antisipasi Narkoba, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, 17 Pengunjung Tes Urine

Seni

Lapas Pasir Pangaraian Perkuat Kemampuan Dasar Warga Binaan

Seni

Pemerintah Harus Turun Tangan Selesaikan Kasus Petani Kelapa Inhil dengan PT. IGJA

Seni

Hujan Merata, Karhutla Besar di Riau Padam

Seni

PPWI dan Kedubes Maroko Sepakati 9 Langkah Strategis Kemitraan Media dan Budaya