"Riau Menyapa Dunia"

Bono Jazz Digelar di Teluk Meranti dan Pekanbaru

Harijal - Minggu, 06 November 2016 16:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/11/684584112016_digelartelukmeranti.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Disparekraf Riau).
Bono Jazz Digelar di Teluk Meranti dan Pekanbaru

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Bono Jazz Festival jilid II, siap "Menyapa Dunia". Slogan ini sepertinya bukan hanya slogan biasa, tapi sebuah harapan, bahwa destinasi Bono di Kabupaten Pelalawan Riau ini, bisa menjadi tujuan unggulan wisata di Riau.

Iven ini rencananya akan digelar pada tanggal 17-19 November 2016, di dua tempat di Riau. Pertama di Teluk Meranti sebagai pembukaan dan di Anjungan Seni Idrus Tintin Kota Pekanbaru sebagai iven penutup.

"Tujuan utamanya jelas, untuk memperkenalkan kembali wisata Ombak Bono atau yang dikenal sebagai 7 ombak setan. Apalagi Bono ini merupakan lokasi yang sudah dikenal dengan pemecahan rekor surving dari beberapa negara Asia maupun Eropa," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau, Fahmizal Usman kepada wartawan, Minggu (6/11/2016).

Menurutnya, iven yang sudah berjalan dari tahun 2015 itu akan menampilkan beberapa band lokal serta band asal negeri jiran Malaysia dan menhadirkan bintang tamu yang juga artis nasional, Barry dan Benny Likumahua.

Tak hanya dimeriahkan dengan panampilan musik jazz, acara yang didukung oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau ini juga diselingi dengan talk show mengenai wisata Bono.

"Kita ingin memperkenalkan, bahwa di Riau ada kearifan lokal yang bisa menarik untuk disimak, dilihat dan dinikmati. Kita memamerkannya melalui musik jazz, musik yang ramah dengan banyak pendengar," ujarnya.

"Kita ingin mengangkat wisata Bono. Bono ini terkenal di luar negeri tapi tidak dikenal di negeri sendiri. Pada acara ini, kita juga ingin mengangkat wisata Bono melalui musik," sambungnya.

Pemilihan musik jazz dalam upaya mengangkat dan mengenalkan wisata Bono sendiri, disebabkan oleh aliran musik ini yang penuh dengan kejutan.Â

Karena menurutnya musik Jazz itu tidak pernah bisa tertebak. Didalam jazz sendiri banyak sekali improvisasi-improvisasi. "Pada intinya musik Jazz memang susah dimainkan dan susah ditebak, namun sangat luas makna yang terkandung didalamnya. Sehingga penikmat Jazz akan dibawa ke suasana yang tak jauh dari kisah ombak Bono," tegasnya.

Apalagi kata Fahmizal, Bono merupakan bagian dari salah satu destinasi yang masuk dalam kelander iven nasional bersama dengan Tour de Siak, Bakar Tongkang, Gema Muharram dan Pacu Jalur Kuansing.

"Mari kita ramaikan acaranya, kita buktikan bahwa Riau bisa. #AyokeRiau, #RiauTheHomelandOfMelayu. Dan kita wujudkan target kunjungan wisata Indonesia melalui Provinsi Riau," pungkas Fahmi.

 

(goriau.com)    

 

Berita Terkait

Seni

Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas

Seni

Polsek Kandis Kawal Pemakaman Jenazah Mr. X

Seni

Program Ketahanan Pangan, Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Tumpang Sari

Seni

H. Haris Bantah Tuduhan Penjarahan Sawit, Kuasa Hukum: Lahan 110B Sudah Diserahkan Satgas PKH ke PT ASI

Seni

Paguyuban UPT SDN 024 Tarai Bangun Gelar Pelepasan Siswa Kelas VI

Seni

Gagal Salip Truk Tangki, Pemotor di Soekarno Hatta Tewas Terlindas