Anugerah Sagang 2016

Jadi Cemeti Wujudkan Visi Riau 2020

Harijal - Kamis, 22 Desember 2016 12:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/12/282631122016_anugerahsagang.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
riaupos.co
MALAM PUNCAK: Dari kiri, Ketua Yayasan Sagang Kazzaini Ks, CEO RPG H Makmur Kasim SE MM Ak, Said Ibrahim Alatas (TVRI Riau-Kepri), H Abdul Malik (Budayawan Serantau Pilihan Sagang 2016), Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Kunni Masrohanti (Rumah Sunting), H Arm

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Goresan kuas ke kanvas oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi pertanda dibukanya rangkaian acara malam puncak Anugerah Sagang 2016 di Graha Pena Riau, Rabu (21/12/16). Untuk kali ke-21, Yayasan Sagang memberikan anugerah kepada seniman dan budayawan Riau yang dianggap telah banyak menyumbangkan karya dan pemikiran untuk kebudayaan Melayu.

Total ada lima anugerah yang diberikan. Mulai dari Seniman/Budayawan Pilihan Sagang 2016, Buku Pilihan Sagang 2016, Institusi/Lembaga Seni Budaya Pilihan Sagang 2016, Anugerah Serantau Pilihan Sagang dan Karya Nonbuku Pilihan Sagang 2016. Anugerah Sagang tahun ini mengusung konsep berbeda dibanding tahun sebelumnya. Kegiatan diawali dengan Pameran Kaligrafi Kontemporer bertajuk Populasi Aksara yang ditaja Gerakan Perupa Melayu (GPM) bekerja sama dengan Yayasan Sagang dan Riau Pos Group. Goresan kuas ke kanvas oleh Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi tersebut menjadi penanda dibukanya pameran malam tadi.

Total ada 30-an karya kaligrafi yang dipajang. Suasana pameran semakin meriah ketika pengunjung yang melihat karya diiringi alunan musik akustik dan modern. Ada beberapa di antara mereka ingin mengabadikan karya-karya perupa Riau itu dengan berfoto selfie di tengah hinggar binggar alunan musik khas Melayu yang mengantar helat Anugerah Sagang. Nuansa Melayu yang kental tidak hanya tampak saat pelaksanaan acara. Begitu memasuki halaman Graha Pena Riau, para tamu undangan yang kebanyakan mengenakan baju Melayu.

Selain itu, para insan seni yang hadir ikut membacakan beberapa puisi, menambah semaraknya suasana.

Beberapa tamu kehormatan hadir malam itu. Mulai dari Ketua Pembina Yayasan Sagang Rida K Liamsi, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau Al azhar, Ketua DPRD Riau Hj Septina Primawati, Konsul Malaysia di Pekanbaru Hardi Hamdin, mantan Gubernur Riau H Saleh Djasit, tokoh masyarakat Riau Hj Azlaini Agus. Berikutnya Anggota DPRD Riau Ade Hartati, Ketua Ombudsman Riau Ahmad Fitri, Dirut Bank Riau Kepri Dr Irvandi Gustari serta beberapa tokoh lainnya dan sastrawan serta budayawan lainnya.

Sebelum pemberian anugerah, diawali dengan pemberian penghargaan kepada para sponsor. Yakni Pemerintah Provinsi Riau, PT RAPP, PT IKPP, PT Bank Riau Kepri, PT Sumatera Riang Lestari, PTPN V, Pemerintah Kabupaten Siak, PT Chevron Pacific Indonesia, BOB-Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu yang diserahkan langsung Ketua Yayasan Sagang, Kazzaini Ks.

CEO Riau Pos Group (RPG) H Makmur Kasim SE Ak MM mengatakan, Yayasan Sagang dibentuk RPG sebagai apresiasi terhadap kebudayaan Melayu di Riau dan setiap tahunnya memberikan apresiasi kepada seniman, tokoh dan juga institusi yang memberikan kontribusi dalam pengembangan dan pelestarian budaya Melayu. “Yayasan Sagang selain memberikan anugerah, juga mengelola sebuah Akademi Kesenian Melayu Riau. Di mana di akademi inilah para bibit seniman dan budayawan ditempa untuk menghasilkan karya yang baik. Beberapa tahun terakhir, karya mahasiswa terus saja mengisi acara yang dilakukan Yayasan Sagang dan RPG,” katanya.

Makmur mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Anugerah Sagang dan kepeduliannya dalam pengembangan budaya Melayu di Riau. Yayasan Sagang juga telah banyak menerbitkan buku yang telah memperkaya kebudayaan Melayu di Indonesia dan Riau pada khususnya.

 

(riaupos.co)

 

Berita Terkait

Sastra

Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi

Sastra

Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam

Sastra

Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi

Sastra

Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan

Sastra

Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat

Sastra

Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar