5 Fakta Aries Susanti, “Spiderman” Indonesia Juara Panjat Tebing Dunia

Harijal - Sabtu, 12 Mei 2018 19:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/05/2949c8052018_0000aa78sr03wehwz2aedl9lom_13842.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Youtube)
Aries Susanti

INDONESIA kembali bergaung di muka dunia, kali ini seorang dara nan sederhana berhasil membuat Indonesia Raya menggema di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing, IFSC World Cup 2018, Chongqing, China. Dialah Aries Susanti Rahayu, atlet panjat tebing vertikal sekaligus pemenang pertama kategori Speed Climbing Performa, mengalahkan atlet Rusia, Elena Timofeeva, yang sebelumnya telah menjuarai sejumlah kompetisi serupa.

Sosok perempuan yang masih berusia 23 tahun itu pun langsung menarik perhatian masyarakat Indonesia dan dunia, sebab kemahirannya memanjat dinding vertikal begitu memukau, hingga julukan Spiderman pun jatuh padanya. Tidak cukup sampai di situ saja, sebab masih ada beberapa fakta lainnya mengenai perempuan yang sering disapa Ayu ini, berikut fakta-faktanya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Menyukai olahraga sejak SD

Kemampuan olahraga Ayu ternyata sudah diasah sejak ia duduk di bangku sekolah dasar (SD). Mula-mula pada kelas 5 SD Ayu mendalami cabang olahraga lari dan berhasil menjadi juara dibanyak kejuaraan. Sementara untuk panjat tebing sendiri baru ia kenal dan dalami ketika dirinya duduk di bangku SMP kelas 2, tapi sedari itu Ayu sering menjadi pemenang panjat tebing, berlanjut hingga saat ini.

Berasal dari keluarga sederhana

Ayu bukanlah anak dari kedua orangtua yang memiliki jabatan tinggi pada sebuah instansi, tapi bukan berarti tidak bisa berprestasi. Ayu berasal dari keluarga yang bertani. Maryati, ibunya Ayu adalah seorang perempuan yang pernah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.  

Membiayai kuliah mandiri

Berasal dari keluarga yang tidak bergelimang harta, membuat Ayu harus membiayai pendidikannya di perguruan tinggi dengan biaya sendiri. Dana untuk membayar uang pendidikan ia kumpulkan dari hasil memenangi kompetisi panjat tebing.

Dijuluki Spiderman

Waktu yang berhasil ditaklukkan Ayu saat mengalahkan Elena di dinding vertikal setinggi 50 kaki adalah 7,51 detik. Uniknya, kecepatan merayap Ayu saat itu yang tanpa cacat sedikitpun membuatnya nampak mirip dengan aksi tokoh fiksi spiderman, sehingga masyarakat pun menjulukinya seperti itu.

Nyaris pecahkan rekor dunia

Rekor waktu tercepat panjat tebing dinding vertikal sebelumnya berhasil ditorehkan oleh Lulina Kaplina asal Rusia dengan waktu 7,46 detik. Sementara, waktu yang berhasil didapatkan Ayu 7,51 detik, dengan selisih waktu yang hanya 0,05 detik itu membuat Ayu nyaris pecahkan rekor dunia tersebut.

(okezone.com)

Berita Terkait

Profil

Ternyata Wabup Kuansing Sempat Diperiksa KPK Saat OTT Bupati dan Sekda

Profil

Lapas Bagansiapiapi Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Riau

Profil

Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing

Profil

Hadapi Perang Modern, Panglima TNI Pimpin Pengesahan Doktrin "Perisai Trisula Nusantara"

Profil

Bupati Siak Afni Zulkifli Masuk Daftar 22 Sosok Reset Indonesia

Profil

Pemkab Bengkalis Gelar Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026