Pilkada Serentak 2020, FKPR Dorong Putra Melayu Riau Menjadi Pemimpin

Harijal - Senin, 30 Desember 2019 15:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/905536122019_untitled12.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PEKANBARU - Tahun 2020 Sembilan Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau akan melaksanakan Pemilihan Umum Kepada Daerah (Pemilukada) serentak. Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) berharap Putra Melayu Riau bisa diberi kesempatan untuk memimpin daerahnya.

Sembilan daerah tersebut adalah Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Meranti, Inhu dan Kuantan Singing (Kuansing).

Hal itu disampaikan Ketua Umum FKPMR Dr drh H Chaidir MM kepada wartawan Senin (30/12/2019) di Pekanbaru. "Kita secara terbuka mengajak semua pihak untuk memberi kesempatan kepada Putra Melayu Riau untuk memimpin daerahnya," kata Dia.

Chaidir menjelaskan, Putra/Putri Riau yang didorong untuk bisa menjadi pemimpin tersebut adalah yang memiliki kemampuan, dan harus memiliki moral yang baik dan menjunjung nilai adat istiadat.

"Kita hanya bisa mengajak Parpol, kita tidak bisa mendesak mereka, yang terpenting, kita menghormati sepenuhnya asas demokrasi, siapa yang dipilih rakyat, itulah pemimpin terbaik yang dinilai masyarakat untuk memimpin daerahnya," kata Chaidir.

Dalam kesempatan itu FKPMR juga mengeluarkan sikap terkait berbagai isu lainnya yang terjadi sepanjang 2019, seperti berharap Anggota DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota bisa menjalankan amanah yang dipercayakan masyarakat kepada mereka.

"Khusus untuk DPR RI kita harapkan bisa membawa atau memperjuangkan pemberian anggaran lebih besar lagi bagi Provinsi Riau. Dan intinya lagi, bagaimana mereka bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, aplikasikan janji-janji yang disebut saat kampanye dahulu," tegasnya.

Dilain dua hal tersebut, terdapat beberapa persoalan lainnya yang menjadi perhatian FKPMR sepanjang tahun 2019, yakni  Bencana kabut asap, Penertiban Perkebunan Sawit Ilegal, Pergantian Kepemimpinan daerah, isu pembangunan daerah, Pemilu Legislatif dan Pilpres, Alih kelola wilayah kerja Migas Rokan, Penyakit Masyarakat dan Narkoba dan Sara (suku, Ras dan Antar golongan) dan HAM. (mcr)

Berita Terkait

Politik

PT. MUTU Diduga Rusak dan Timbun Anak Sungai, Kepala Adat Minta Pemerintah Turun

Politik

Ini Paparan Cerdas Bupati Afni Soal Pencegahan Karhutla

Politik

Konten Creator BangEvan Promosikan Wisata Bono, Ipda Vicki Rizky Sampaikan Pesan Kamtibmas

Politik

Bupati Inhil Ajak Masyarakat Meneladani Keteladanan Para Ulama

Politik

Gantikan Irjen Herry Heryawan, Irjen Arman Achdiat Jabat Kapolda Riau

Politik

IKWI Riau Gandeng Rumah Sehat Segar Jakarta Gelar Bakti Sosial