LSI: Sikap Ulama Bisa Dongkrak Suara

Harijal - Rabu, 22 Agustus 2018 21:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/08/2b0b8f082018_000000ahabibrizieqshihabmemberiketerangankepadaawakmediadi_180505003031466.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Mahmud Muhyidin
Habib Rizieq Shihab

Dukungan ulama dinilai bisa menentukan perolehan suara capres-cawapres.

JAKARTA - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Rully Akbar menilai, sikap ulama akan menentukan perolehan suara bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden. Menurut dia, ulama seperti habib Rizieq Shihab memiliki pengaruh besar menentukan suara umat Muslim.

Ketika para ulama itu memberikan dukungan, menurut dia, secara otomatis pengikutnya akan mengikuti. "Ulama mempunyai massa atau pengikut di belakangnya, mungkin ada jutaan massa di belakangnya," kata dia ketika dihubungi Republika.co.id, Rabu (22/8).

Rully menilai, Rizieq akan lebih cenderung mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Meski Rizieq sendiri hingga saat ini belum menentukan sikap untuk memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon.

Menurut dia, kecil kemungkinan Rizieq akan mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. Walaupun Rizieq nantinya mendukung Jokowi-Ma'ruf, kata dia, otomatis suara akan terbelah.

"Karena banyak pengikutnya yang sudah fanatik mendukung Prabowo. Tidak mungkin akan beralih penuh," kata dia.

Berbeda jika Rizieq mengambil sikap untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga, kata dia, sikap pengikutnya akan solid. Namun, Rully menilai, adanya Ma'ruf Amin sebagai pasangan pejawat Joko Widodo (Jokowi) sedikit mengejutkan pemilih Muslim.

"Tidak mungkin mereka menjatuhkan Ma'ruf sesama ulama. Kita juga belum lihat mereka akan bergerak ke mana," kata dia.

Sebelumnya, peneliti LSI Adjie Alfaraby mengatakan, masuknya Ma'ruf sebagai bakal cawapres mendampingi Jokowi hanya akan meredam isu SARA. Namun, sosok Ma'ruf dinilai tak banyak memberi kontribusi signifikan dalam menambah suara dari kalangan Muslim bagi bakal capres pejawat.

Menurut dia, peran ulama akan sangat menentukan suara pada Pilpres 2019. Nama-nama seperti habib Rizieq Shihab, ustaz Abdul Somad, ustaz Arifin Ilham, ustaz Yusuf Mansur, hingga ustaz Abdullah Gymnastiar (AA Gym), adalah tokoh-tokoh yang bisa memengaruhi suara umat Islam. "Kita harus lihat aktor di luar ormas Islam, seperti Rizieq, AA Gym, Abdul Somad, Arifin Ilham, dan Yusuf Mansur. Larinya suara tokoh ini akan memengaruhi sentimen," kata dia di Jakarta, Selasa (21/8).

Menurut dia, suara tokoh umat itu akan menjadi salah satu amunisi bagi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, sampai saat ini suara ulama itu belum jelas akan mengarah kepada pasangan pejawat atau oposisi. 

(republika.co.id)

Berita Terkait

Politik

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Politik

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Politik

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Politik

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Politik

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru

Politik

Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎