JAKARTA - Anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Advokat, Eggy Sudjana, menyatakan dirinya lebih memilih Ustadz Abdul Somad (UAS) ketimbang Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri untuk menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Itu karena menurut Eggy, popularitas Abdul Somad lebih unggul dibandingkan Salim Segaf.
Namun, belakangan ini Abdul Somad menyatakan tidak siap untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto. Abdul Somad lebih memilih tetap menjadi ustadz dan menyebarkan dakwah.
"Problem selanjutnya, yakni UAS menegaskan tidak mau. Ini problem serius. Nah, kembali ke Salim Segaf, itu memang ada dalam fatwa Habib Rizieq Shihab, tapi tidak laku dalam pemikiran parpol-parpol ini," kata Eggy saat menghadiri diskusi di D'Hotel, Guntur, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).
Menurut Eggy, Abdul Somad mempunyai jutaan pengikut di seluruh Indonesia lewat dakwah-dakwahnya yang cukup fenomenal dalam beberapa waktu belakangan ini. Hal itu, dikatakan Eggy, bisa menjadi modal untuk menang melawan capres petahana, Joko Widodo (Jokowi).
Oleh karenanya, ia menekankan, pada hasil ijtima ulama lanjutan, banyak pihak yang mendukung agar Abdul Somad menjadi pendamping Prabowo di Pilpres 2019. Padahal, fatwa Habib Rizieq Shihab dalam Rakornas menyatakan, Salim Segaf yang harusnya maju menjadi cawapres Prabowo.
"Followers UAS lebih dari 100 juta, sehingga bicara dunia digital seperti itu, ini berarti like betul. Nah, itu pikirkan kami bagaimana bisa mengalahkan incumbent. Akhirnya kita pikir serius, lupakan rakornas, dan kami pikir mana yang berpotensial (menang)," terangnya.
(okezone.com)