JAKARTA - Petinggi partai yang tergabung dalam Koalisi Keumatan yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Idaman melakukan pertemuan, Senin 23 Juli 2018 malam.
Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Parta Berkarya diklaim berhalangan hadir dalam pertemuan di Hotel Sultan, Jakarta yang berlangsung Pukul 19.00-21.30 WIB itu.
Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif mengatakan, dalam pertemuan yang dihadiri oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto itu membahas masalah keumatan dan kebangsaan, di antaranya masalah Pertahanan NKRI, PLN, Pertamina, Garuda, dan lainnya.
"Ada kesamaan pandangan di antara peserta pertemuan bahwa bangsa ini harus segera diselamatkan, kepemimpinan nasional harus ada pergantian. Persatuan umat harus diikat terus oleh karenanya dalam waktu dekat akan segera Deklarasi koalisi partai keumatan," kata Slamet dalam rilis yang diterima Okezone, Selasa (24/7/2018).
Selain itu mereka juga menghendaki kepemimpinan nasional yang berani dan tegas, serta tidak berkhianat kepada bangsa dan agama.
"Kemungkinan besar partai koalisi keumatan akan mencalonkan Prabowo Subianto sebagai capres dan terus menggodok nama cawapres yang merucut pada dua nama," ungkapnya.
Pematangan calon tersebut akan dilakukan lewat Ijtima Ulama pada 27-29 Juli, sebelum deklarasi capres dan cawapres dari koalisi ini. Keputusan itu juga menunggu rekomentasi dari Habib Rizieq Shihab yang sedang berada di Makkah.
(okezone.com)