Visi Besar Riau Madani Firdaus-Rusli Menuai Pujian Warga Dumai

Harijal - Kamis, 22 Februari 2018 09:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/02/79a801022018_0000p_20180221_170238_vhdr_on660x330.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim
Kampanye Dialogis Paslon nomor urut 3 Firdaus-Rusli di Posko Relawan Firdaus-Rusli Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Dumai, Selasa 21 Februari 2018.

DUMAI - Usai melaksanakan kampanye dialogis di Sungai Pakning, Cagubri Firdaus-Rusli bertolak langsung ke Kota Dumai dengan agenda serupa. Di Dumai, paslon ini disambut kurang lebih 300an masyarakat yang memadati lokasi acara di Rumah Relawan Firdaus-Rusli Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Dumai, Selasa 21 Februari 2018.

Zulkarnain, tokoh masyarakat Bengkalis yang juga mantan anggota legislatif Riau 2 periode ini, dalam orasi politiknya menjelaskan kepada masyarakat Dumai bahwa sosok Firdaus merupakan pemimpin yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi beragama.

“Saya pernah bertanya pada kawan saya Pontas Napitupulu, kenapa dia yang bukan muslim tapi menjadi pendukung fanatik Firdaus-Rusli? Jawabannya karena Firdaus selalu menghormati dan mengayomi kepentingan hak beragama kaum minoritas di Pekanbaru.”

Dirinya juga mengatakan bahwa visi besar Riau Madani sejatinya bukan bermakna tendensi salah satu agama, melainkan terciptanya suasana madani seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW yang termuat dalam piagam Madinah.

“Bagi yang non muslim saya mau katakan bahwa Riau Madani mengandung pengertian menciptakan masyarakat pluralisme dengan aman, damai, sejahtera dan berakhlak, dan yang terpenting berperadaban maju dengan dukungan ilmu dan tekhnologi yang mengabdi kepada kemanusiaan, jadi bukan soal kepentingan umat islam saja, tapi untuk kemanusiaan.” jelas Zulkarnain.

Senada dengan Zulkarnain, Firdaus menyampaikan bahwa yang dimaksud dengan masyarakat madani lebih kepada karakter masyarakatnya. Dia juga menegaskan, midel pembangunan yang menjadi programnya harus mengabdi pada manusia itu sendiri.

“Masyarakat madani itu karakternya adalah manusia yang cerdas dan berakhlak. Untuk itu program peningkatan sumber daya manusia adalah yang utama, karena tujuan pembangunan adalah kemanusiaan. Jadi pembangunan hendaklah bersinergis dengan pembangunan karakter manusianya,” jelas Firdaus. (rls)

Berita Terkait

Politik

Kelangkaan Solar Subsidi di Riau Berkepanjangan, LAMR Dorong Dibentuknya Tim Terpadu

Politik

Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk 69,2 Ton di Riau

Politik

PT. MUTU Diduga Rusak dan Timbun Anak Sungai, Kepala Adat Minta Pemerintah Turun

Politik

Ini Paparan Cerdas Bupati Afni Soal Pencegahan Karhutla

Politik

Konten Creator BangEvan Promosikan Wisata Bono, Ipda Vicki Rizky Sampaikan Pesan Kamtibmas

Politik

Bupati Inhil Ajak Masyarakat Meneladani Keteladanan Para Ulama