Cawagubri Hardianto Prihatin Pinggiran Pekanbaru Masih Tertinggal

Harijal - Selasa, 20 Februari 2018 23:02 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/02/dbbb4c022018_0000aaimg20180220wa0007.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim
Calon Wakil Gubernur Riau, Hardianto, bersilaturahmi sekaligus kampanye dialogis menyampaikan visi-misinya kepada masyarakat Pekanbaru, khususnya di Tenayan Raya, Selasa (20/2/2018).

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Calon Wakil Gubernur Riau, Hardianto, bersilaturahmi sekaligus kampanye dialogis menyampaikan visi-misinya kepada masyarakat Pekanbaru, khususnya di Tenayan Raya, Selasa (20/2/2018). Ada dua rumah tokoh masyarakat yang dikunjungi pada hari ini untuk di Tenayan, yakni kediaman Marlis Kasim dan Esweli.

Kunjungan Hardianto yang berpasangan dengan Calon Gubernur Riau, Lukman Edy (LE), ini banyak dihadiri masyarakat. Silaturahmi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan uneg-unegnya kepada pasangan Gubri Wagubri Zaman Now ini.

Seperti yang disampaikan salah seorang masyarakat Kulim dalam pertemuan tersebut bahwa pembangunan saat ini hanya terpusat di tengah kota saja. Baik itu perbaikan jalan, pembangunan gedung dan sebagainya. 

"Sementara di pinggiran masih banyak jalan yang rusak. Kalau Jalan Sudirman sudah tiap tahun selalu ditimpa dengan aspal baru," ujar Anto, salah seorang warga.

Demikian juga dengan persoalan pendidikan. Salah seorang warga Tangkerang Timur yang menyatakan bahwa beberapa waktu lalu ada aksi penyegelan sebuah SD. Aksi ini dilakukan karena masyarakat kecewa anaknya tidak bisa masuk di SD tersebut. Alasannya, di SD tersebut kelas penuh dan tidak mampu menampung lebih banyak siswa lagi.

"Ini saya pikir aneh, pemerintah kok tidak bisa membangun kelas tambahan. Padahal fasilitas lain seperti stadion dan lainnya bisa dibuat," katanya.

Mendengarkan curhatan para warga, Hardianto menyatakan prihatinnya atas kondisi pembangunan pinggiran Pekanbaru. Ini berbeda dengan pembangunan di pusat kota.

Politisi Gerindra ini mengakui pembangunan infrastruktur jalan selama beberapa tahun belakang tidak berjalan dengan baik. Demikian juga dengan sektor pendidikan. 

"Ini menjadi perhatian kita untuk membangun Riau. Calon Gubernur Riau Lukman Edy adalah tokoh nasional yang punya jaringan politik yang kuat di pusat. Kalau tak ada duit daerah untuk biaya pembangunan, kita harap Lukman Edy dapat mencarikan dana lain di pusat. Sehingga pembangunan infrstruktur dan pendidikan bisa dilaksanalan dengan adil," ungkap pasangan nomor urut 2 ini.***

Berita Terkait

Politik

Kelangkaan Solar Subsidi di Riau Berkepanjangan, LAMR Dorong Dibentuknya Tim Terpadu

Politik

Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk 69,2 Ton di Riau

Politik

PT. MUTU Diduga Rusak dan Timbun Anak Sungai, Kepala Adat Minta Pemerintah Turun

Politik

Ini Paparan Cerdas Bupati Afni Soal Pencegahan Karhutla

Politik

Konten Creator BangEvan Promosikan Wisata Bono, Ipda Vicki Rizky Sampaikan Pesan Kamtibmas

Politik

Bupati Inhil Ajak Masyarakat Meneladani Keteladanan Para Ulama