PEKANBARU - Lembaga survei LSI Denny JA dan The Republik Institute mengeluarkan rilis hasil survei jelang H -10 pencoblosan untuk
Pilgub Riau 2024. Keduanya menetapkan dua kandidat yang berbeda sebagai pemuncak hasil survei.
Syahrul Aidi, Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor urut 3 Syamsuar-Mawardi Saleh saat dihubungi Senin (18/11/2024) sore menanggapi santai hasil survei tersebut. Menurutnya hasil survei itu tidak perlu dipusingkan. Apalagi kedua survei itu menunjukkan hasil yang berbeda. Justru hasil-hasil survei yang bertebaran itu jadi pelecut semangat tim dan relawan untuk terus bergerak.
"Kita menghormati hasil survei tersebut. Ya, memang agak aneh saja dua survei di waktu yang hampir sama, tapi persepsi masyarakat yang mereka tangkap bisa berbeda. Harusnya walau tidak sama, minimal hasilnya tidak terlalu jauh jaraknya," kata Syahrul Aidi.
Meski begitu, pihaknya tetap kita tidak mempersoalkan hasil survei tersebut. Yang penting kerja politik hingga hari H terus kita gencarkan," kata Syahrul Aidi melalui selulernya.
Saat ini tim dan relawan Syamsuar-Mawardi Saleh terus berjuang di akar rumput meyakinkan bahwa Riau akan Maju dan Bermartabat bersama Syamsuar dan Mawardi Saleh. Dukungan juga terus berdatangan dari kantong-kantong suara yang tidak disangka.
"Kerja kita saat ini mempertahankan kantong suara yang ada dan menggencarkan kerja politik ke wilayah yang kita anggap masih lemah. Alhamdulillah, respon pemilih dan kantong suara sangat bagus. Dukungan terus berdatangan. Tim dan relawan pun makin bersemangat meyakinkan pemilih," papar anggota DPR RI Fraksi PKS ini.
Apalagi, kata Syahrul Aidi, dari hasil debat kandidat malam tadi, publik diyakinkan bahwa Syamsuar-Mawardi adalah yang tepat dan cakap untuk memimpin Riau lima tahun ke depan.
"Sudah banyak hasil survei di Indonesia ini yang tidak sesuai dengan fakta saat pencoblosan. Apalagi kita melihat respon publik sangat baik untuk paslon ini. Insya Allah, dengan usaha bersama dan ridho Allah taala, akan indah pada waktunya," tutup Syahrul Aidi.