Pengacau Pilkada akan Ditindak Tegas

Redaksi - Selasa, 27 Agustus 2024 08:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/08/_2241_Pengacau-Pilkada-akan-Ditindak-Tegas.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Kapolda Riau bersama Danrem, Danlanud dan Danlanal pada kegiatan simulasi Sispamkota dalam rangka Operasi Mantap Praja Lancang Kuninng 2024 depan Kantor KPU Riau.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU -Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal mengingatkan agar tidak ada yang berniat mengacaukan pelaksanaan Pilkada 2024 serentak pada 27 November 2024 nanti.

Iqbal menegaskan, Polri dan TNI tidak akan tinggal diam jika penyelenggaraan Pilkada diganggu. Tindakan tegas akan dilakukan kepada para pengacau.

"Siapa yang ingin macam-macam untuk mengacaukan pelaksanaan Pilkada serentak di Riau akan kami sikat. TNI, Polri, saya, Danrem, Danlanud dan Danlanal, kita akan tindak tegas. sesuai mekanisme berlaku," kata Iqbal, Senin (26/8/2024).

Penegasan itu disampaikan Iqbal usai pelaksanaan simulasi Sispamkota dalam rangka Operasi Mantap Praja Lancang Kuninng 2024 depan Kantor KPU Riau di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru.

Tindakan tegas tidak hanya dilakukan pada para pengacau, tapi juga pada oknum TNI dan Polri yang tidak netral.

"Oknum yang bermain-main dengan netralitas, kami tindak tegas," kata jenderal bintang 2 itu.

Iqbal mengatakan, Sispamkota dirancang untuk mengetahui sejauh mana memahami cara bertindak yang benar dan tepat pada berbagai mementum eskalasi.

"Semua sudah digambarkan, sampai keos, dan kita harap itu tak terjadi. Untuk itu, semua stakeholder wajib berperan dan saling menguatkan dalam bertindak (mengamankan Pilkada)," ucap Ketua Alumni Akpol 1991 itu.

Dalam pengamanan, Kepolisian akan melakukan upaya preemtif dan preventif serta cooling sistem atau sistem oebdingunan demi terwujudnya Pilkada aman dan damai.

"Semua bersinergi, baik TNI, Polri, pemerintah provinsi, DPRD, penyelenggara pemilu, tokoh agqma dan tokoh masyarakat melakukan pendinginan," jelas Iqbal.

Hal senada juga disampaikan Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI Dany Recka Andalasawan. Ia menegsskan, telah menyiapkan saruan untuk membantu Polda Riau mengamankan Pilkada.

"Kami melaksanakan kegiatan intelijen, teritorial. Kami juga siapkan penindak khusus. Apabila satuan Polri memerlukan penebalan untuk mengatasi situasi secara tepat," ucap Dany.

Dany mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2024. "Kami imbau masyarakat ikut pelaksanaan Pilkada aman dan damai," tutur Dany.

Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Rusidi Rusdan menyakini pelaksanaan tahapan Pilkada di Riau berjalan aman dan damai. Apalagi setelah melihat simulasi pengamanan yang dilakukan Polri dan TNI.

Rusidi menyebutkan tahapan Pilkada dimulai dengan pendaftaran para calon kepala daerah pada tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024.

"Kami yakin dengan gelar pasukan, jadi spirit bagi KPU Riau dan KPU kabupaten dan kota dalam penyelenggaraan Pemilu," jelas Rusidi.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

KPU Riau dan UNRI Teken MoU Kerjasama Kelembagaan

Politik

KPU Riau Mengajar Gelar Kuliah Praktisi di UIR, Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu

Politik

Bertarung Demokratis, Dedy Reonaldi Raih Suara Terbanyak Ketua RT 03 RW 12 Rejosari

Politik

Bahlil Golkar, Demokrasi dan Alien

Politik

Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Digelar Bulan Ini, Calon Wajib Fit and Proper Test

Politik

KPU Riau Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera