Suparman Ngaku "Difitnah Setan"

Harijal - Selasa, 17 November 2015 21:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2015/11/8b6589112015_suparmanngakudifitnahset.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
rec
Suparman-Sukiman

Kabar Melayu (PS.PANGARAIAN) - Calon Bupati Rokan Hulu, Suparman, mengaku sarapan pagi `Fitnah`. Hal ini  diutarakannya saat mengadakan temu ramah dengan ratusan masyarakat Desa Surau Tinggi, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rohul, Senin (16/11).

Suparman yang maju di Pilkada Kabupaten Rokan Hulu berpasangan dengan Sukiman ini, pada kesempatan itu mengatakan, semenjak dirinya jadi Calon Bupati Rohul, selalu menjadi korban fitnah, padahal dirinya ingin jadi Bupati Rohul dengan meninggalkan jabatan Ketua DPRD Riau semata-mata untuk mensejahterakan rakyat di Negeri Seribu Suluk itu.

"Saya difitnah dan disebarkan kepada masyarakat luas yang tidak-tidak, bahwa Suparman Preman, bila Suparman terpilih jadi Bupati, Surau Suluk akan tutup, jika Suparman jadi Bupati, Islamic Center tutup," tutur Suparman dalam pidato politiknya.

Tentu tidak itu saja, sambung Suparman, akhir-akhir ini Suparman difitnah akan ditangkap KPK, kemudian ada foto copy berita kalau Suparman akan dipenjara. Suparman juga difitnah akan membuat kafe, seterusnya 

Suparman-Sukiman di Rohul tidak punya Batang Galogah di Rohul. "Kami (Suparman-Sukiman-red) sudah berjanji ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi Rohul. Tapi yakinlah, orang yang memfitnah itu tidak lebih baik dari yang difitnah. Keinginan saya jadi Bupati meninggal jabatan yang lebih tinggi, semata-mata untuk mengabdi kepada rakyat Rohul," paparnya.

Suparman mengakui dirinya sangat berterima kasih kepada Allah SWT karena dirinya dan Sukiman masih diberikan kekuatan untuk menerima fitnah ini. 

"Yakin, jika ada orang mencari-cari kesalahan saya, karena mereka tidak tahu lagi apa yang mereka perbuat agar masyarakat tidak memilih kami," bebernya. 

Tambahnya, jika seluruh masyarakat Rohul bersatu dan kompak, keinginan masyarakat untuk mendapat pimpinan yang benar-benar peduli dengan kebutuhan masyarakat dan siap bekerja untuk rakyat akan terwujud.

"Rohul membutuhkan uang. Jika tidak bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat, mustahil terjadi pembangunan di daerah. Jadi dengan apa mau dibangun jalan, jadi mari kita satukan komitmen untuk 

memenangkan Pilkada ini. Yakinlah, fitnah itu tidak berarti apa-apa, jika kita sudah sama-sama berniat untuk membangun negeri Seribu Suluk ini," tukasnya. 

Masih kata Suparman lagi, jika masyarakat Rohul terjadi pengkotak-kotakan, mustahil terjadi pembangunan yang baik, Rohul beragam suku, etnis, budaya dan agama. Oleh karena itu, semua harus bersatu dalam kebhinekaan. 

"Hati ada setan-setan yang memfitnah, karena kalau kebaikan itu disampaikan, setan tidak akan pernah senang, karena tugas setan sejak dahulu kalanya untuk merusak tatanan umat manusia," pungkasnya. (rec)

Berita Terkait

Politik

Kemelut Riau Pos Grup, Rida K Liamsi Mengaku Diperlakukan Tak Adil

Politik

Pemko Gandeng Kader PKK Jaring Anak Putus Sekolah di Pekanbaru

Politik

Sempat Menghilang, Bupati dan Sekda Kuansing Tiba di Gedung Merah Putih KPK Malam Ini

Politik

Terdetiksi 254 Hotspot, Pemkab Siak Perkuat Mitigasi Hadapi Super El Nino

Politik

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT di Kuansing, Bupati dan Sekda Masih Menghilang

Politik

41.578 Personel Polri Naik Pangkat, 87 Perwira Tinggi