Posko Banjir: 31.232 Orang Mengungsi Akibat Banjir Jakarta

Harijal - Kamis, 02 Januari 2020 09:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/01/fab027012020_untitled9.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Suasana banjir di kawasan Rawasari, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020)

JAKARTA - Posko banjir Jakarta mencatat jumlah pengungsi banjir di seluruh wilayah DKI Jakarta hingga Rabu (1/1/2020) mencapai 31.232 orang. Mereka tersebar di lima wilayah administratif ibu kota.

Dikutip dari CNN Indonesia melaporkan, di Jakarta Pusat ada sebanyak 310 orang pengungsi untuk dua lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak, yakni Bendungan Hilir, Petamburan dan Karet Tengsin.

Jakarta Utara sebanyak 1.515 orang untuk 23 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak antara lain Rorotan, Semper Barat, Semper Timur, Sukapura, Kelapa Gading Timur dan Pegangsaan Dua.

Jakarta Barat sebanyak 10.686 orang tersebar di 97 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Jelambar, Tomang, Wijaya Kusuma, Srengseng, Semanan, Kalideres, Tegal Alur, Pegadungan, Kota Bambu Selatan, Kedoya Utara dan Sukabumi Selatan.

Jakarta Timur sebanyak 13.516 orang untuk 99 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak Kebon Manggis, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cipinang Besar Selatan, Klender, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, Cawang, Balekembang, Dukuh dan Cipinang Melayu.

Jakarta Selatan sebanyak 5.305 orang tersebar di 48 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Kelurahan Gunung, Petongan, Pengadengan, Cilandak Timur, Pejaten Timur dan Manggarai Selatan.

Para pengungsi umumnya membutuhkan makanan, air bersih, selimut dan karpet.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta fokus untuk untuk penanganan korban banjir dan keselamatan warga.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah aliran sungai, untuk bersiaga dan berkoordinasi dengan jajaran petugas Pemprov DKI Jakarta yang sudah siap membantu," kata Anies.

Perihal banjir kemarin, Ia pun menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertanggung jawab penuh terhadap banjir yang terjadi pada hari ini.

Demikian dikatakan Anies saat ditemui meninjau tanggul di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, seperti dilansir Antara, Rabu (1/1/2020).

"Kami respons cepat, kami bantu tangani. Pada saat ini kami tidak mau menyalahkan siapapun dan apapun sekarang adalah saatnya memastikan warga selamat dan terlindungi," kata Anies.

"Saya sampaikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI tidak ada saling menyalahkan pada fase ini. Tidak usah menyalahkan orang pada fase ini. Prioritas saat ini seluruh warga Jakarta terselamatkan," lanjutnya.

Jakarta Barat sebanyak 10.686 orang tersebar di 97 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Jelambar, Tomang, Wijaya Kusuma, Srengseng, Semanan, Kalideres, Tegal Alur, Pegadungan, Kota Bambu Selatan, Kedoya Utara dan Sukabumi Selatan.

Jakarta Timur sebanyak 13.516 orang untuk 99 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak Kebon Manggis, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cipinang Besar Selatan, Klender, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, Cawang, Balekembang, Dukuh dan Cipinang Melayu.

Jakarta Selatan sebanyak 5.305 orang tersebar di 48 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Kelurahan Gunung, Petongan, Pengadengan, Cilandak Timur, Pejaten Timur dan Manggarai Selatan.

Para pengungsi umumnya membutuhkan makanan, air bersih, selimut dan karpet.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta fokus untuk untuk penanganan korban banjir dan keselamatan warga.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah aliran sungai, untuk bersiaga dan berkoordinasi dengan jajaran petugas Pemprov DKI Jakarta yang sudah siap membantu," kata Anies.

Perihal banjir kemarin, Ia pun menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertanggung jawab penuh terhadap banjir yang terjadi pada hari ini.

Demikian dikatakan Anies saat ditemui meninjau tanggul di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, seperti dilansir Antara, Rabu (1/1/2020).

"Kami respons cepat, kami bantu tangani. Pada saat ini kami tidak mau menyalahkan siapapun dan apapun sekarang adalah saatnya memastikan warga selamat dan terlindungi," kata Anies.

"Saya sampaikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI tidak ada saling menyalahkan pada fase ini. Tidak usah menyalahkan orang pada fase ini. Prioritas saat ini seluruh warga Jakarta terselamatkan," lanjutnya.

(cnnindonesia.com)

Berita Terkait

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Peristiwa

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025