Soal Ujian Siswa Diduga Lecehkan Nabi Muhammad, Ini Tanggapan MUI

Harijal - Jumat, 13 Desember 2019 18:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/70cedf122019_untitled2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan adanya soal ujian semester I kelas IV SD di Kecamatan Junjung Sirih, Solok, Sumatera Barat yang diduga melecehkan Nabi Muhammad SAW.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh mengatakan, seharusnya soal ujian tersebut dikoreksi terlebih dahulu sebelum dicetak. Niam mengatakan, konten agama selayaknya perlu ditelaah dulu oleh ahlinya sebelum diedarkan.

"Sebelum dicetak, seharusnya dikoreksi dulu. Konten agama mestinya perlu ditelaah oleh ahli di bidang agama agar tidak menimbulkan kesalahan dan kegaduhan," kata Niam saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Soal Ujian Siswa SD di Solok Diduga Menghina Nabi Muhammad

Sementara itu, MUI Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih memeriksa dan mendalami munculnya soal ujian semester I kelas IV SD di Kecamatan Junjung Sirih yang dinilai melecehkan kepribadian dan sikap Nabi Muhammad SAW.

“Yang jelas, kami masih mendalami terkait munculnya soal ujian yang sangat meresahkan masyarakat dan umat Islam ini, masih dalam proses," kata Sekretaris Umum MUI Kabupaten Solok, Elyunus.

Menurut Elyunus, secara harfiah, soal tersebut jelas-jelas bertentangan dengan keyakinan umat Islam bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang mulia dan jauh dari sifat dan sikap seperti yang dimuat di soal ujian itu.

“Ini masuk ke ranah penistaan agama atau tidak akan didalami lagi, tapi sejatinya munculnya soal seperti itu tergantung niat. Kalau itu kesalahan yang tidak disengaja tentu ada pertimbangan lain," ujarnya.

Soal ujian semester I kelas IV SD yang diduga melecehkan Nabi Muhammad SAW itu viral di media sosial. Dalam soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam itu terdapat soal seperti ini:

Sikap Nabi Muhammad SAW yang tidak patut kita teladani adalah:

A. Malas Belajar

B. Mengerjakan tugas belajar

C. Menjaga nama baik sekolah dan guru

D. Menjaga nama baik orang tua.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Zulkisar mengatakan, diduga ada kekeliruan pembuat soal ujian kelas IV untuk SD itu.

"Soal ujian itu, begitulah kejadiannya. Tapi dari naskah asli tidak kayak begitu sebenarnya. Kita masih melakukan pemeriksaan dari mana asal kekeliruan tersebut, apakah ada yang main-main mengubah soal tersebut," katanya.

Menurut Zulkisar, soal ujian yang sebenarnya itu seperti ini:

Selaku umat Nabi Muhammad SAW, sebaiknya meneladani sikapnya. Sebagai pelajar, yang tidak patut kita contoh dari pernyataan di bawah ini adalah?”

A. Malas Belajar

B. Mengerjakan tugas belajar.

C. Menjaga nama baik sekolah dan guru, dan

D. Menjaga nama baik orang tua.

(okezone.com)

Berita Terkait

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Peristiwa

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025